< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Demokrat Sindir Ketum Parpol Koalisi Puji Kinerja Jokowi: Sebaiknya Menahan Diri

Minggu, 29 Agustus 2021 | Minggu, Agustus 29, 2021 WIB | Last Updated 2021-08-29T12:05:01Z

 


JAKARTA- Partai Demokrat mengkritisi pujian yang lontarkan para Ketum Parpol koalisi terhadap kinerja Presiden Joko Wdido dan Wapres Ma'ruf Amin  dalam menangani Pandemi Covid-19.

Jubir DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai, saat ini bukan saat tepat untuk melantunkan puja dan puji ataupun melakukan selebrasi.

"Apakah kita tidak sebaiknya menahan diri, dan terus mawas diri? Apakah empati sudah menjadi barang langka di negeri ini? Di kala anak bangsa kehilangan nyawanya karena pandemi, apakah patut pemerintah diklaim berprestasi dan karenanya patut mendapatkan apresiasi?," kata Herzaky dalam keterangannya, Minggu (29/8).

Herzaky mempertanyakan hati nurani para pejabat maupun tokoh publik yang menebar pujian di saat situasi masih belum terkendali. Demokrat meminta pemerintah untuk terus mawas diri dan menahan diri.

"Tidak sibuk dengan puja puji atau selebrasi terlalu dini. Tolonglah berempati dengan 130 ribu keluarga anak bangsa yang telah kehilangan sanak saudaranya karena pandemi. Ingat, tidak ada yang lebih bernilai dari nyawa manusia, seperti yang selalu Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, ingatkan," jelasnya.

Menurutnya, saat ini masih terlalu dini untuk melakukan selebrasi. Seharusnya melakukan evaluasi. Selain itu, mempersiapkan mitigasi. Agar ada antisipasi jika nanti ada serbuan dari varian baru virus penyebab pandemi ini.

"Janganlah mengulang kesalahan sama, seperti ketika di awal pandemi, maupun tatkala varian delta menyerbu negeri di Juni-Juli lalu," katanya.

Demokrat justru menilai penanganan pandemi belum maksimal. Terbukti, oksigen sulit diperoleh sampai banyak penderita covid-19 kehilangan nyawa karena tidak kebagian oksigen. Ada pula rakyat terbaring di parkiran menanti giliran bisa dirawat inap di rumah sakit. Belum lagi tenaga kesehatan banyak yang kelelahan dan kehilangan nyawa karena menangani pasien tak pernah henti.

Pemerintah sebaiknya fokus memikirkan kebijakan yang benar-benar efektif. Bukan sekadar menyelesaikan persoalan di depan mata saja, tapi menyisakan persoalan di kemudian hari.

"Rasio jumlah pasien positif covid-19, rasio jumlah kematian, maupun jumlah penduduk yang divaksin, masih sangat jauh dibandingkan standar WHO, ataupun negara-negara tetangga. Terlalu dini untuk berpuas diri," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto  optimis pemerintah bisa menghadapi pandemi Covid-19 dengan baik. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai mendengarkan paparan   Jokowi dalam agenda pertemuan ketua umum partai di Istana Negara, Rabu(25/8) kemarin.

"Tadi kita sudah mendapatkan paparan dari Presiden tentang keadaan Covid-19, bahwa penanganannya bisa dikatakan cukup efektif. Dan kita optimis dan bahayanya adalah bahaya dunia, bahaya seluruh manusia, tapi kita mampu menghadapi dan kita memang harus menghadapinya," kata Prabowo dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden yang baru diunggah Sabtu(28/8).

Prabowo menyakinkan Jokowi agar tidak menghiraukan opini-opini yang memperkeruh keadaan. Menteri Pertahanan tersebut pun yakin pemerintah saat ini sudah berada di jalan yang benar.

"Jadi kami rasa bahwa dengan suara-suara yang ingin memperkeruh keadaan itu tidak perlu dihiraukan. Kita sudah berada di jalan yang benar. Jadi kepemimpinan Pak Jokowi efektif Pak," ungkapnya.

"Saya mengakui itu dan saya hormat sama bapak, dan saya lihat, saya saksi dalam kabinet, kepemimpinan, keputusan-keputusan Bapak cocok untuk rakyat kita," tambahnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update