Saturday, 27 November 2021

Perlu Terapkan Keadilan Restoratif

 

Foto : Istimewa

Pakar hukum Universitas Indonesia, Lidwina Inge Nurtjahyo


JAKARTA - Aparat penegak hukum perlu menerapkan keadilan restoratif berbasis pemulihan dalam menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang marak. Usulan ini disampaikan pakar hukum Universitas Indonesia, Lidwina Inge Nurtjahyo, di Jakarta, Jumat (26/11).

"Pada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, tidak selesai dengan menghukum pelaku. Sebab masih diperlukan proses pemulihan. Maka dari itu, sangat diperlukan keadilan restoratif," jelas Lidwina Inge Nurtjahyo.

Lidwina mengemukakan hal itu saat menjadi narasumber webinar bertajuk "Restoratif Justice dalam Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak." Proses pemulihan tersebut, dapat berupa konseling, penguatan kapasitas diri korban, atau pelayanan medis. Melalui proses tersebut, penyintas dapat merasa aman untuk kembali bersosialisasi di luar rumah.

Dia memberi contoh kasus kekerasan rumah tangga (KDRT) di Timor Leste. Selain korban diberikan konseling untuk memulihkan trauma, juga dipertemukan dengan pelaku. "Dalam konteks KDRT di Timor Leste, waktu kami penelitian, kalau korban sudah cukup kuat, kemudian direncanakan bertemu pelaku," ujar Lidwina.

Jika menurut konselor pelaku telah berubah menjadi lebih baik, lanjutnya, dia diperbolehkan bertemu korban yang merupakan istrinya. Selanjutnya, keduanya difasilitasi untuk berdialog dan membahas penyebab kekerasan. "Ternyata, ini proses pemulihan juga bagi korban. Mereka bilang tidak takut lagi bertemu pelaku," tambah Lidwina.

Namun, Lidwina menegaskan jika kasus yang dihadapi kekerasan seksual di antara pelaku dan korban bukan pasangan suami-istri, tidak boleh mempertemukan pelaku dan korban. Dalam webinar yang diselenggarakan LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) Jakarta itu, menurut Lidwina Inge Nurtjahyo, korban kekerasan seksual yang bukan istri pelaku lebih disarankan untuk pemulihan dari konselor ahli saja.

Untuk itu, dia mengusulkan agar dewan adat berlatih khusus menerapkan keadilan restoratif sehingga memiliki perspektif korban dan memahami prinsip-prinsipnya. "Berdasarkan penelitian di beberapa daerah, dewan adat memang perlu pelatihan khusus," jelas dia.

Dengan pelatihan khusus itu, kata dia, kekeliruan dalam penerapan keadilan restoratif pada penyelesaian perkara kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak dari sudut pandang hukum adat dapat dicegah. Kekeliruan tersebut di antaranya tindakan menikahkan korban dan pelaku. Atau memberi uang ganti rugi kepada korban. Ada juga pelaku hanya dibebani denda adat.

Lidwina juga menekankanprinsip keadilan restoratif yang tepat berarti memberi peluang kepada korban untuk mulih. "Sebetulnya, prinsip keadilan restoratif memberi peluang korban memperoleh pemulihan. Sebaliknya, pelaku pun memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri," kata dia.

Satgas KDRT

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, segera membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk mencegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dengan begitu, kasus kekerasan terhadap perempuan tidak terus terulang.

"Kami berharap dengan dibentuknya satgas tersebut, dapat menekan angka KDRT di Jabar yang saat ini tercatat sebanyak 300 kasus. Ini yang sudah melaporkan. Entah berapa banyak yang tidak melapor," kata Atalia. Satgas KDRT akan dibentuk di tiap-tiap kabupaten/kota Jabar. Selanjutnya di tingkat RT/RW, sehingga saat ada laporan dapat langsung ditangani.

Bahkan, jauh hari, tambah dia, pihaknya sudah membentuk tim khusus hingga tingkat desa. Tim ini akan diaktifkan kembali seiring masih tingginya angka KDRT di tiap wilayah agar penanganannya tuntas.

"Kami juga mengimbau seluruh warga Jabar, untuk sama-sama menjadi pengawas karena ini tugas bersama, tidak hanya satgas atau tim khusus. Segera melapor jika mendapati KDRT di tempat tinggalnya," katanya.

Share:

0 comments:

Post a Comment

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

SEGENAP CREW WWW.KONTAKBANTEN.CO.ID IDUL FITRI

SEGENAP CREW WWW.KONTAKBANTEN.CO.ID IDUL FITRI

DINAS PENDIKAN BANTEN SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL

DINAS PENDIKAN BANTEN SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL

MOHON MAAF LAHIR BATIN IDUL FITRI 1446 H

MOHON MAAF LAHIR BATIN IDUL FITRI 1446 H

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 2025

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 2025

SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA

IDUL FITRI 1446 H

IDUL FITRI 1446 H

SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

SELAMAT IDUL FITRI 1446 H

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

SELAMAT IDUL FITRI 1445 H

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

IBU KOTA NUSANTARA

IBU KOTA NUSANTARA

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

BANGSA HEBAT PERS KUAT HPN 2025

BANGSA HEBAT PERS KUAT HPN 2025

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

PERKIM BANTEN SELAMAT GUBERNUR BANTEN 2025

PERKIM BANTEN SELAMAT GUBERNUR BANTEN 2025

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

HPN 2025 RESOLUSI TAHUN 2025 PERS LEBIH BAIK

HPN 2025 RESOLUSI TAHUN 2025 PERS LEBIH BAIK

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

HARI PERS NASIONAL 2025 AKU BANGGA JADI INSAN PERS

HARI PERS NASIONAL 2025 AKU BANGGA JADI INSAN PERS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

PEMERINTAH TANGERANG

PEMERINTAH TANGERANG

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support