< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Organisasi Buruh Internasional Dorong Perlindungan Pekerja

Selasa, 28 Desember 2021 | Selasa, Desember 28, 2021 WIB | Last Updated 2021-12-28T13:47:50Z
  

JAKARTA -- Pandemi Covid 19  membawa dampak signifikan terhadap pasar tenaga kerja dan dunia usaha. Organisasi Buruh Internasional (ILO) pu  menyoroti ketangguhan regulasi yang mengatur tentang penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
ILO memperkirakan jumlah pekerja dan keluarganya yang terkena dampak pendemi  akan tetap tinggi sampai paruh pertama tahun 2022. Demi memberi penghidupan bagi para pekerja terutama mereka yang rentan, diperlukan langkah untuk menyelamatkan dan menciptakan kembali lapangan kerja. Dalam mencapai tujuan itu perlu ada kesinambungan antara bisnis dan keselamatan di tempat kerja.
Spesialis Bidang Ketenagakaerjaan ILO Kazutoshi Chatani mengatakan, walau Indonesia diperkirakan akan menjadi endemik tahun depan, hal ini menjadi ujian bagi negara ini dalam menjalani kehidupan ‘new normal’ sebenarnya.
“Kita tetap perlu mengawasi penyebaran virus secara lokal sehingga dapat melindungi para pekerja/buruh di tempat kerja  masing-masing, serta meningkatan ketahan bisnis,” ujar Chatani, dalam sebuah webinar, seperti dinukil pada Sabtu (13/11).
Untuk mendukung langkah itu, ILO meluncurkan sebuah layanan penilaian risiko Covid-19 untuk tempat kerja sebagai upaya jaring pengaman untuk tenaga kerja dan bisnis dan investasi sistem K3 yang kuat dan tangguh.
Layanan ini membantu perusahaan dan pelaku usaha di Indonesia untuk mengidentifikasi risiko penularan virus di tempat kerja yang memiliki keunikan risiko yang berbeda-beda. Dengan mengikuti layanan ini, perusahaan dan pelaku bisnis akan mendapatkan rekomendasi dan bantuan teknis untuk membuat rencana aksi bersama dokter K3 guna memitigasi risiko di tempat kerjanya.
Layanan yang disusun oleh ILO, Perhimpunan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia (IDKI), dan Kementerian Ketenagakerjaan telah di luncurkan dari September lalu. Perusahaan yang mendaftar perlu untuk mengisi formulir penilaian mandiri tentang tempat kerjanya dan survei perkerja/buruh.
Layanan bisa diakses secara online melalui website www(dot)ilocovidproject(dot)id 
“Layanan ini diberikan gratis untuk 1.500 tempat kerja di Indonesia. Masing-masing perusahaan bisa mendaftarkan maksimal 5 tempat kerja. Dan layanan ini tidak hanya untuk perusahaan besar saja melainkan juga usaha kecil menengah dengan jumlah karyawan minimal 10 orang,” tutur National Project Officer ILO Mega Savitri Aniandari.
Hingga pekan lalu sudah ada 57 perusahaan yang mendaftarkan tempat kerjanya dengan 949 pekerja/buruh telah mengisi survei. Pengisi survei terbanyak bekerja di pabrik, kemudian di bidang jasa dan perkantoran. Sebaran survei terbanyak berada di Kalimantan Timur, perusahaan-perusahaan di provinsi tersebut aktif mengakses layanan dari ILO. 
“Kami masih menunggu banyak perusahaan untuk mendaftar. Jangan ragu untuk mendaftar karena layanan ini mudah diakses,” kata Mega. Mega mengingatkan bahwa layanan ini bisa memperkuat manajemen K3 dan diberikan secara gratis kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update