< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Diguyur Hujan, Banjir dan Jembatan Ambles Terjadi di Pandeglang

Selasa, 01 Maret 2022 | Selasa, Maret 01, 2022 WIB | Last Updated 2022-03-01T10:08:27Z

 


BANTEN- Banjir hingga jembatan ambles terjadi di Kabupaten Pandeglang pasca diguyur hujan dengan intensitas tinggi menerjang wilayah ini.

Sejumlah permukiman di beberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang diterjang banjir sejak Selasa (1/3/2022) pagi tadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir terjadi di Kampung Makui, BTN Sentul Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, dan Kecamatan Cigeulis dengan ketinggian air variatif dari 50 centimeter hingga 1 meter.

Jembatan yang ambles itu berada di kampung Kadu Jangkung, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi. Beruntung tidak ada korban jiwa saat jembatan tersebut ambles.

Warga setempat Andri mengatakan, jembatan tersebut ambles terjadi pada pagi tadi. Beruntung saat kejadian kondisi tidak ada orang yang tengah melintas.

“Tadi pagi kejadian pas hujan gede,” kata Andri kepada kabar6.com.

Akibat ambruknya jembatan tersebut, menurutnya akses jalan ke kampungnya terputus tidak bisa di lalui oleh kendaraan roda empat. Sebab selain di jembatan tersebut terhadap sebuah jembatan kecil di kampung lain juga ambles.

“Mobil gak bisa masuk ke kandung jangkung, cuman bisa ke kampung Kadu Pedang doang, soalnya disitu juga ada jembatan kecil yang ikut ambles,”ujarnya.

Andri mengungkapkan, sejak hujan deras terjadi warga di desanya merasa was-was khawatir terjadi longsor. Sebab wilayah desanya diapit beberapa gunung yang rawan longsor.

“Kalau terus-terusan hujan mungkin warga di sini mengungsi, karena takut longsor,”tandasnya
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update