< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Daftar Harga BBM Nonsubsidi Terbaru, Pertamax Turbo hingga Bright Gas

Selasa, 12 Juli 2022 | Selasa, Juli 12, 2022 WIB | Last Updated 2022-07-12T09:42:19Z

 


JAKARTA ( Kontak Banten) PT Pertamina (Persero), Minggu 10 Juli 2022 kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Turbo dan Dex series serta elpiji nonsubsidi jenis bright gas.

"Harga bahan bakar Pertamina telah dirancang sebagai wujud apresiasi untuk Anda dalam memberikan pelayan­an prima di SPBU kami. Harga bahan bakar yang baru ini ber­laku mulai 10 Juli 2022," demikian pernyataan resmi Per­tamina dalam laman MyPertamina yang dikutip di Jakarta, Minggu 10 Juli ­2022, seperti dilansir Antara.

Pertamina menyatakan bahwa por­­si produk Pertamax Turbo dan Dex Series hanya 5 persen dari total konsumsi BBM nasional.

Di sisi lain, porsi produk elpiji nonsubsidi hanya 6 persen dari total komposisi elpiji nasional.

Baca Juga: Penjualan Daging Sapi Usai Idul Adha 2022 Turun, Ternyata Bukan karena Kurban

Harga Pertamax Turbo yang sebelumnya Rp14.500 per liter, sekarang menjadi Rp16.200 per liter. alu, Pertamina Dex yang semula Rp13.700 kini menjadi Rp16.500 per liter.

Dan, harga Dexlite dari Rp12.950 naik menjadi Rp15.000 per liter. Sementara itu, harga elpiji bright gas juga naik sekitar Rp2.000 per kilogram.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Irto Gin­ting menjelaskan alasan kenaikan harga BBM dan elpiji nonsubsidi.

Menurut dia, kenaikan tersebut mengikuti per­kembangan harga minyak dan gas dunia.

Baca Juga: Cegah Pelecehan, Tempat Duduk Wanita dan Pria di Angkot Jakarta Dipisahkan

Dia menuturkan, pada Juni 2022, harga minyak Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) senilai 117,62 dolar AS. Angka ini lebih tinggi 37 persen apabila dibandingkan harga pada Januari 2020.

Sementara itu, harga elpiji berdasarkan contract price Aramco (CPA) pada bulan lalu menyentuh angka 725 met­rik ton atau lebih tinggi 13 persen apabila dibandingkan harga rata-rata sepanjang tahun lalu.

Irto mengklaim, meskipun ada kebijakan penyesuaian harga, tetapi harga itu masih terbilang kompetitif.Kompetitif apabila dibandingkan produk sejenis yang dijual oleh sejumlah perusahaan penyalur BBM dan elpiji di Indonesia di luar Pertamina,” ujar Irto.

Sementara itu, anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Saleh Abdurrahman me­nga­takan, strategi digitalisasi penyaluran BBM subsidi me

Dalam hal ini, agar ada cara untuk mengendalikan penyaluran BBM subsidi sehingga bisa tepat sasaran.

Penggunaan aplikasi MyPertamina, kata dia, bisa efektif untuk mengendalikan subsidi. Sekaligus juga bisa mening­katkan kesadaran masyarakat yang lebih mampu untuk mengonsumi BBM yang lebih ramah lingkungan dan nonsubsidi.

"MyPertamina adalah salah satu cara atau tool untuk me­lakukan subsidi tertutup atau menyasar konsumen yang memang berhak, selain untuk menghindari terjadinya pe­nyalahgunaan BBM subsidi,” ujar Saleh di Jakarta, akhir pekan lalu seperti dikutip Antara.***

lalui aplikasi yang dikembangkan oleh Pertamina, sudah sesuai dengan arahan pemerintah.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update