< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

BMKG: 28 Desember 2022, Jabodetabek Insya Allah Relatif Aman

Wednesday, 28 December 2022 | Wednesday, December 28, 2022 WIB | Last Updated 2022-12-28T11:19:27Z

 


BANTEN  ( KONTAK BANTEN) - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati membantah ramalan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menyebut wilayah Jabodetabek berpotensi dilanda hujan ekstrem dan badai dahsyat pada 28 Desember 2022.

Berdasarkan prediksi cuaca BMKG pada 27 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023, wilayah Jabodetabek belum ada merahnya. Masih hijau. Berpotensi diguyur hujan. Namun, masih dalam intensitas sedang.

"Tanggal 28 Desember 2022, Jabodetabek Insya Allah masih bisa terkendali. Masih relatif aman. Baru mulai diwaspadai setelah 29 Desember," jelas Dwikorita dalam konferensi pers virtual, Selasa (27/12).

Yang perlu diwaspadai saat ini, adalah Jawa Tengah dan Laut Jawa. Laut Jawa sudah dikhawatirkan sejak 21 Desember. Itu memang terjadi, akan terus terjadi dan berkembang ke wilayah Jawa Timur," imbuhnya.

Menurutnya, hujan ekstrem yang diprediksi meningkat hingga 29 Desember, tak selalu harus berupa badai. Hanya hujan lebat. Bukan pusaran.

Istilah badai, kata Dwikorita, terminologinya kurang lebih mengacu pada siklon tropis.

Pusaran angin kencang, yang mengakibatkan hujan ekstrem, itu badai. Itu dideteksi akan terjadi di wilayah sebelah utara Papua. Sedang berproses dengan kemungkinan rendah di wilayah selatan barat Indonesia, yang semakin menjauh. Itulah yang sesungguhnya dimaksud dengan badai," terangnya.

Terkait potensi ekstrem, Dwikorita mengatakan, BMKG justru sedang bekerja sama dengan BRIN. Berupa kerja sama penerapan teknologi modifikasi cuaca.

"Kita berupaya, agar awan-awan hujan yang akan masuk ke darat, dan membuat hujan menjadi lebat atau ekstrem, dapat dipaksa turun di Laut Jawa. Atau di wilayah luar pemukiman. Seperti di danau atau waduk," urainya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update