< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Pj Gubernur Banten Tengok Mahasiswa yang Terpukul Saat Demo

Sabtu, 06 Mei 2023 | Sabtu, Mei 06, 2023 WIB | Last Updated 2023-05-06T08:34:28Z

 

Penjabat (PJ) Gubernur Banten Al-Muktabar menengok Abdul Nurobi Fikri, mahasiswa korban pemukulan.

SERANG ( KONTAK BANTEN)  – Penjabat (PJ) Gubernur Banten Al-Muktabar menengok mahasiswa korban gesekan demonstrasi antara aparat kepolisian dan massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Rakyat (Ampera) Serta BEM SE Banten di Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pemerintahan Propinsi Banten Jumat (5/5/2023) sore.

Kedatangan Al Muktabar dirumah kos-kosan mahasiswa di kawasan Ciceri Kota Serang itu untuk mengetahui kondisi korban pemukulan. “Hari ini saya ada tugas di Jakarta bersama Menteri PAN RB. Sehingga saya tidak ada dikantor tadi sore.
Saya membaca berita adanya mahasiswa yang terkena pukulan aparat. Saya langsung menengok kesini,” ungkap Al Muktabar di Ciceri. Kepada korban, AlMuktabar sempat menyarankan ke klinik untuk memastikan kondisi kesehatan korban. Namun korban yang mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten itu memilih untuk istirahat di kosan.

Dalam kesempatan tersebut Al Muktabar mendengar kronologis aksi dan menerima aspirasi yang menjadi tuntunan mahasiswa BEM SE-Banten dan AMPERA.

Kepada mahasiswa Al Muktabar memberikan apresiasi atas sikap kritis dan pengawasan yang dilakukan terhadap pemerintah provinsi Banten. Pihaknya mengaku memberikan ruang terbuka kepada stakeholder untuk memberikan masukan yang konstruktif untuk kemajuan Banten. “Saya menjamin kebebasan untuk menyuarakan pendapat. Karena saya juga lahir dari reformasi yang memahami pentingnya cek & balance dalam pemerintahan,” ungkap mantan Ketua Umum Widyaswara Indonesia itu.

Seperti diketahui kelompok mahasiswa yang tergbanung dalam BEM Se-Banten bersama AMPERA ingin menyampaikan tuntutan tentang permasalahan pendidikan dan polemik buruh kepada Pj Gubernur Banten Al Muktabar. Namun saat aksi terjadi gesekan dengan aparat kepolisian

Akibat gesekan tersebut, sejumlah mahasiswa mengaku mendapat tindakan kekerasan berupa pukulan di wajah.

Hal itu dialami oleh Koordinator Aksi, Abdul Nurobi Fikri. Bahkan dirinya harus mengompres pipinya dengan es batu untuk meredakan nyeri.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update