< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kemenag Imbau Khatib Jumat Sampaikan Pesan Pemilu Damai

Jumat, 09 Februari 2024 | Jumat, Februari 09, 2024 WIB | Last Updated 2024-02-09T10:05:41Z
 
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat berpidato dalam sebuah forum (Foto: Dokumentasi/Humas Kemenag).

  
JAKARTA ( KO NTAK BANTEN)   Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan imbauan kepada khatib Jumat untuk menyampaikan pesan Pemilu damai. Imbauan disampaikan melalui Surat Dirjen Bimas Islam Kemenag kepada Kanwil Kemenag Provinsi, dan Kepala Badan Kesejahteraan Masjid Kabupaten/Kota.  
"Kuatkan persaudaraan, kerukunan, serta mendorong umat untuk menggunakan hak suara secara bertanggung jawab. Hargai perbedaan politik," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulis yang diterima rri.co.id, Jumat (9/2/2024). 
Surat imbauan tersebut juga disampaikan kepada Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan dan Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kecamatan. Para Ketua BKM kelurahan/desa, dan Ketua Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) pun diberi surat imbauan yang sama. 
"Pengurus BKM dari pusat hingga desa juga diimbau agar masjid tidak digunakan sebagai tempat kampanye politik praktis. (Tidak boleh, red) mendukung partai atau paslon tertentu," ujar Yaqut. 
Para pengurus, pengelola masjid, serta penceramah diminta untuk memedomani dan menyosialisasikan imbauan tersebut. Imbauan tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor: SE.09/2023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan. 
SE tersebut menekankan tentang materi ceramah agama dalam khotbah Jumat, haruslah bersifat mendidik, mencerahkan, dan konstruktif. Selain itu, khotbah juga harus berisi ajakan agar masyarakat meningkatkan keimanan, ketakwaaan, serta menjaga keutuhan bangsa dan negara. 
Khotbah Jumat juga tidak boleh mempertetantangkan RAS, menghina, melecehkan, tidak menghasut, dan serta tidak bermuatan kampanye politik praktis. "Juga tokoh berbagai agama, saya imbau menyampaikan pesan yang sama kepada umat masing-masing, dalam setiap peribadatan dan perjumpaan," ucapnya. 
Pria yang akrab disapa Gus Men ini mengatakan, Pemilu adalah pesta demokrasi yang diselenggarakan lima tahun sekali. Layaknya sebuah pesta, Pemilu diharapkan bisa dijalankan dengan penuh riang gembira. 
Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan suatu kewajaran, yang harus disikapi dengan saling menghargai satu sama lain. Karena menurutnya, akan sangat merugi jika masalah perbedaan berujung pada rusaknya persaudaraan.
"Beda pilihan politik tidak harus sampai menciderai persaudaraan dan persahabatan," katanya. "Rumah ibadah kami harap mengambil peran dalam penguatan kohesi dan kerukunan di tengah keragaman umat termasuk pilihan politik".
Gus Men berharap, hiruk pikuk Pemilu segera kembali normal, setelah masyarakat menggunakan hak suaranya. Semua kembali pada kehidupan masing-masing, bekerja sesuai tugasnya, sambil memantau proses penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kami yakin KPU akan bekerja secara professional dan bertanggung jawab. Bawaslu sebagai lembaga pengawas juga akan melaksanakan tugasnya dengan baik," ujar Gus Men.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update