< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card 💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Bareng Pertamina, Mendag Zulhas Segel Dispenser SPBU Nakal

Sunday, 24 March 2024 | Sunday, March 24, 2024 WIB | Last Updated 2024-03-24T14:43:52Z

 

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, tengah menyegel dispenser SPBU yang melanggar aturan/Ist

 

JAKARTA ( KONTAK BANTEN)   Pertamina dan Kementerian Perdagangan menyegel dispenser SPBU yang dinilai melanggar aturan. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bahkan terjun langsung menyegel dispenser SPBU 34.41345 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Rest Area KM 42, Wanasari, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat.
 
Penyegelan itu sebagai tindak lanjut pengecekan lapangan oleh petugas Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan Indonesia dalam rangka persiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024, dan diduga ditemukan alat tambahan berupa switch/jumper pada 3 dispenser.
 
“Selanjutnya dilakukan kegiatan pengawasan, pengamatan, penelitian dan/atau pemeriksaan (Wasamatlitrik) guna menemukan benar tidaknya dugaan tindak pidana terjadi," kata Zulkifli, lewat keterangan resminya, Minggu (24/3).

Sosok yang akrab disapa Zulhas itu melanjutkan, berdasar hasil pengawasan diduga telah terjadi dugaan tindak pidana di bidang Metrologi Legal sebagaimana diatur pada UU No 2/1981 tentang Metrologi Legal.
 
“Pada pompa ukur BBM diduga terpasang alat tambahan berupa switch/jumper yang dapat mempengaruhi hasil penakaran atau mempengaruhi jumlah volume cairan BBM yang diterima, dan mengakibatkan kerugian pada konsumen, dan potensi kerugian yang dialami masyarakat diperkirakan mencapai 2 miliar Rupiah per tahun,” paparnya.
 
Sementara Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, yang mendampingi Zulhas, menambahkan, pihaknya telah mengeluarkan surat peringatan pertama dan terakhir, serta instruksi segera mengganti 3 dispenser dengan yang baru, siap operasional selambat-lambatnya 2 minggu sejak terbitnya surat sanksi dari Pertamina Patra Niaga.“Pertamina mengapresiasi tindakan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan berkomitmen meningkatkan pengawasan SPBU serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya jelang dan selama masa Satgas Rafi 2024," katanya.

Penyegelan dispenser SPBU dipastikan tidak mempengaruh ketersediaan BBM masyarakat di wilayah Karawang. Pertamina Patra Niaga menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan stok BBM bagi seluruh masyarakat, terutama di wilayah Karawang dan sekitarnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update