< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Dandhy Laksono: Jurnalisme Harus Fokus pada Kepentingan Publik

Sabtu, 22 Juni 2024 | Sabtu, Juni 22, 2024 WIB | Last Updated 2024-06-22T13:48:08Z

 


SERANG ( KONTAK BANTEN – Sutradara film dokumenter, Dandhy Laksono bercerita mengenai pengalamannya selama meliput isu-isu mengenai kepentingan publik. Hal itu Dandy sampaikan dalam acara Seminar UKM Jurnalistik Untirta yang digelar di Kampus Untirta Sindangsari, pada Sabtu, (22/6/2024).

Dandhy juga memberikan wejangan kepada para jurnalis kampus untuk tetap konsisten meliput isu soal kepentingan publik. Menurut Dandhy, di era serba digital saat ini siapapun bisa membuat media sendiri juga menjadi content creator.

Menurut Dandy, seorang jurnalis yang kompeten adalah mereka yang dapat mengupas sisi yang tidak terlihat secara umum. Bahkan, tambahnya, tantangan yang dihadapi jurnalis saat ini ialah kecepatan dan masifnya konten di sosial media itu sendiri.

Ia mengambil contoh dengan hasil karya-karya film dokumenternya yang berhasil menguliti kebijakan-kebijakan pemerintah yang justru dianggap merugikan masyarakat. Itu yang membedakan jurnalis dengan content creator.

“Kalau jurnalis kontennya sama atau lebih jelek dari yang lain, terus apa gunanya kita belajar jurnalistik?” katanya sambil tertawa.

Senada dengan Dandhy, Wahyu Arya selaku Direktur Utama Bantennews juga mengamini bahwa menjadi jurnalis saat ini dituntut harus bisa segala bidang. Apalagi ditengah gempuran masifnya informasi dan teknologi.

Meski begitu, jurnalis musti masih harus tetap memegang teguh prinsip-prinsip dan etika jurnalistik sebagai acuan. Walaupun, lanjut Wahyu, dengan melalui medium yang kian beragam.

Pria ini juga menyenggol soal isu Artificial Intellegence (AI) yang kini marak menjadi konten di sosial media. “Yang AI tidak miliki adalah kemampuan analisis dan kedalaman,” pungkasnya.

Tak hanya itu, ia turut menyentil soal ragamnya konten berita dengan judul clickbait yang hanya digunakan sebagai mesin pencari cuan.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update