< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Polisi Periksa Saksi-saksi Kasus Penipuan Pengusaha oleh Oknum BPKAD Banten

Tuesday, 20 August 2024 | Tuesday, August 20, 2024 WIB | Last Updated 2024-08-20T09:33:46Z

 

Gedung BPKAD Banten. (IST)

 PANDEGLANG ( KONTAK BANTEN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang memanggil saksi-saksi kasus dugaan penipuan yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten berinisial BRL.

Kanit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Komarudin mengakui bahwa pihaknya sudah menerima laporan pengaduan dugaan penipuan yang melibatkan oknum ASN Provinsi Banten dengan total kerugian sekitar Rp1,8 miliar.

Kata dia, saat ini pihaknya tengah menyelidiki dan telah memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Dalam pemanggilan itu, setidaknya sudah ada empat orang saksi memberikan keterangan di hadapan penyidik.

“Laporannya udah masuk, sekarang masih prosesnya sedang pemeriksaan saksi-saksi,” kata Komarudin saat dihubungi melalui via telpon lantaran sedang tidak berada di ruangannya, Selasa (20/8/2024).

Dalam kasus ini, seorang pengusaha asal Kabupaten Pandeglang berinisial AF mengaku menjadi korban penipuan hingga Rp1,8 miliar yang diduga dilakukan oleh BRL. Kasus ini bermula ketika AF ditawari 2 paket pekerjaan di dua lokasi berbeda.

Paket pekerjaan itu berupa meubelair smart class room SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara senilai Rp.11.784.890.200. Pekerjaan lain yakni meubelair untuk Sekolah Dasar pada Dindikbud Kabupaten Bogor, Jawa Barat senilai Rp14 miliar. Kedua paket pekerjaan itu melalui e-purchasing.

Dalam perjalanannya, oknum tersebut meminta sejumlah uang yang diduga untuk memuluskan mendapatkan 2 proyek yang dijanjikan, AF yang tidak menaruh curiga pada BRL akhirnya berani memberikan beberapa kali uang muka dengan total sekitar Rp1,8 miliar.

Jumlah uang tersebut tidak hanya mengalir pada BRL melainkan juga dikirim pada 4 orang lainnya yang diduga masih orang dekat BRL. Namun hingga batas waktu yang disepakati, pengusaha tersebut tidak kunjung mendapatkan pekerjaan yang sudah dijanjikan oleh BRL.

Merasa curiga, AF pun langsung mendatangi Dindikbud Konawe Utara dan Dindikbud Kabupaten Bogor untuk memastikan pekerjaan itu. AF terkejut ketika mendapatkan fakta bahwa pekerjaan yang dijanjikan padanya sudah dikerjakan oleh orang lain dengan nilai kontrak yang lebih rendah dari penawarannya.

Merasa ditipu, AF akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Satreskrim Polres Pandeglang untuk dilakukan proses lebih lanjut.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update