< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Hadapi Yaman, Pemain Timnas Indonesia Diingatkan Tak Egois

Minggu, 29 September 2024 | Minggu, September 29, 2024 WIB | Last Updated 2024-09-29T08:45:04Z
 
Pesepak bola Timnas Indonesia U-20 Jens Raven dihadang penjaga gawang Timnas Timor Leste U-20 Pablo Macario (kiri) pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/9/2024).

 
JAKARTA KONTAK BANTEN   Pemerhati sepak bola Kesit B Handoyo mengingatkan, para pemain Timnas Indonesia U-20 untuk tidak egois dan terlalu percaya diri (over confidence). Perihal ini, saat menghadapi Timnas Yaman U-20 pada laga ketiga Grup F babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Minggu (29/9/2024) malam. 
"Kunci dari Indonesia ya jika ingin memenangkan pertandingan ini adalah tetap tampil tenang. Penuh kesabaran, jangan terlalu egois," kata Kesit dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Minggu (29/9/2024).
Selain itu, menurut Kesit,  para pemain timnas U-20  tetap bermain dalam kolektivitas tim yang menyatu. Kemudian, jangan memaksakan diri ketika peluang dirasa cukup sulit. 
"Sebaiknya memberikan kesempatan kepada rekan yang lain yang lebih memiliki peluang. Karena kita bicara tim ya, bukan bicara individu," ujarnya.
Menurutnya, permainan sepak bola merupakan permainan tim. Kerja sama tim lebih diutamakan daripada individu. 
"Kita bicara tim ya, bukan bicara individu. Kemenangan yang lebih diutamakan, dan kerja sama tim ya, bukan menonjolkan individu masing-masing, saya kira itu," ucapnya. 
Sisii lain, Kesit menekankan, para pemain timnas U-20 untuk memperlihatkan kreativitas bermain. Hal itu belajar dari dua pertandingan sebelumnya, melawan Maladewa dan Timor Leste.
"Menghadapi Maladewa, kita baru bisa menciptakan goal di bawah kedua. Tapi kemarin menghadapi Timor-Leste, di 13 menit awal kita sudah bisa menciptakan gol, setelah itu kan sempat buntu," katanya.
Lebih lanjut, Kesit menyoroti, perlunya timnas Indoneia U-20 mewaspadai serangan balik Yaman. Diharapkan, tidak terlalu asik menyerang sehingga melupakan pertahanan.
"Serangan balik ini juga harus diantisipasi oleh Indonesia. Ini yang harus diperhatikan oleh Indonesia," ujarnya. 

Tak hanya itu, Indonesia juga mewaspadai permainan kolektif dari Yaman. Ini harus menjadi perhatian Indonesia.

"Ini mengingat tim ini punya pemain yang menurut saya kualitas dan kemampuannya di semua hal ini cukup merata," ucapnya.

Diketahui, Indonesia kini berada di puncak klasemen Grup F, dengan raihan enam poin dari dua laga. Begitu juga dengan Yaman juga punya enam poin. 

Namun, karena kalah selisih gol dari Indonesia, Yaman harus puas berada di posisi kedua klasemen. Menurut Kesit, baik Indonesia maupun Yaman punya kesempatan dan memiliki tekad yang sama.

Yakni, ke putaran final Piala Asia U20 di China Februari mendatang tahun 2025. "Jadi, baik Indonesia maupun Yaman ingin segera memastikan langkahnya, kan begitu, tanpa harus tampil sebagai runner-up," katanya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update