< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kejari Tangsel musnahkan narkoba dan barang rampasan negara

Kamis, 12 September 2024 | Kamis, September 12, 2024 WIB | Last Updated 2024-09-12T12:48:31Z
 
Kepala Kejari Tangsel Dewi Apsari saat memusnahkan sejumlah barang bukti hasil rampasan negara di Tangerang, Banten, Kamis (12/9/2024)

  
TANGERANG ( KONTAK BANTEN   Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Kamis memusnahkan barang bukti dari 73 perkara tindak pidana umum yang telah mendapatkan putusan pengadilan, mulai dari narkoba jenis sabu-sabu hingga obat terlarang.

Kepala Kejari Tangsel Dewi Apsari mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti itu telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah pada September 2024.

"Ada beberapa barang bukti, antara lain, perkara narkotika, penganiayaan, pencurian, cabul pemerasan, penadah, dan penipuan serta perkara lainnya," katanya di Tangerang.

Barang bukti itu, di antaranya narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 20,61 gram, ganja 9.808,29 gram, narkotika sintetis 1.152,58 gram, obat-obatan 3.314 butir, dan handphone 35 unit.Secara perinci, barang bukti itu berasal dari narkotika 15 perkara, penganiayaan tiga perkara, uu kesehatan tiga perkara, pencurian 33 perkara, cabul satu perkara, penggelapan dua perkara, mengedarkan uang palsu dua perkara, senjata tajam tiga perkara, migas tiga perkara, penadah dua perkara, pemerasan satu perkara, penipuan dua perkara, lain-lain satu perkara.

"Narkotika jenis ganja dan sintetis dimusnahkan dengan cara dibakar, sabu-sabu dimusnahkan dengan dilarutkan air dan diblender, obat-obatan terlarang dilarutkan ke air, handphone dihancurkan, dan barang bukti lainnya dibakar," ujarnya.

Tujuan pemusnahan barang rampasan negara ini, kata Dewi, adalah agar barang rampasan negara tidak hilang dari tempat penyimpanan, atau tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Pemusnahan barang bukti ini biasa kami lakukan secara reguler tergantung pada berapa jenis perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap rangenya setiap 1-2 minggu atau setiap bulan," pungkas Dewi Apsari.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update