< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Sekolah Terdampak Banjir di Pandeglang Diimbau Belajar Online

Sabtu, 07 Desember 2024 | Sabtu, Desember 07, 2024 WIB | Last Updated 2024-12-07T10:48:59Z

 

Salah satu sekolah di Cikeusik, Pandeglang yang terdampak banjir. Dindikpora mengimbau sekolah yang terdampak banjir untuk menerapkan sistem belajar daring sementara waktu. (Dok. BPBD Pandeglang)

PANDEGLANG KONTAK BANTEN  Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Banten, mengimbau sekolah yang terdampak banjir, untuk menerapkan sistem belajar daring atau online sementara waktu.

Imbauan itu dikeluarkan Dindikpora menyusul bencana banjir di Pandeglang yang kian meluas. Kini tercatat 18 kecamatan di Pandeglang terdampak banjir sejak Senin 2 Desember 2024 kemarin.

Sekretaris Dindikpora Pandeglang, Nono Suparno menuturkan, banjir yang melanda Pandeglang berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar siswa. Selain ada sekolah yang tergenang, banjir juga membuat akses jalan sulit dilalui sehingga memengaruhi siswa untuk berangkat ke sekolah

Nono mengungkapkan, imbauan untuk menerapkan belajar daring bukan hanya bagi sekolah yang terdampak banjir, tetapi juga dianjurkan bagi sekolah yang berada di daerah rawan bencana, seperti yang berdekatan dengan aliran sungai dan tebing.

"Kemarin kita sengaja mengeluarkan surat imbauan supaya waspada kepada sekolah yang dekat aliran sungai, yang dekat tebing agar proses pembelajaran daring dulu, nanti setelah aman baru tatap muka lagi," katanya, Jumat (6/12/2024).

Hal itu semata-mata untuk melindungi siswa dan tenaga pengajar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Imbauan itu berlaku sampai situasi sudah dianggap aman dari terpaan bencana.

Meski begitu, Dindikpora belum merekap berapa sekolah yang terdampak banjir maupun sekolah yang berisiko terdampak. Sejauh ini Dindikpora baru mencatat satu sekolah, yakni SDN 4 Pagelaran yang dijadikan sebagai lokasi pengungsian, yang menampung sekitar 200 jiwa.

"Kalau sekolahnya kita belum punya data yang valid, jumlah SMP berapa, SD berapa, PAUD berapa," ujar dia.

Banjir di Kabupaten Pandeglang sudah berlangsung selama lima hari. Sedikitnya 4.432 Kepala Keluarga dan lebih dari 15.405 jiwa di lebih dari 44 desa terdampak banjir. Daerah yang terparah yakni Kecamatan Patia dan Angsana, dengan ketinggian air mencapai 1 meter di beberapa titik.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga telah mengeluarkan status darurat siaga bencana hidrometeorologi, menyikapi kondisi cuaca ekstrem di Pandeglang. Masyarakat diingatkan untuk selalu waspada, karena cuaca ekstrem di Pandeglang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update