< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Proses Identifikasi Jenazah Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Ciawi Terkendala, Ini Penyebabnya

Rabu, 05 Februari 2025 | Rabu, Februari 05, 2025 WIB | Last Updated 2025-02-05T08:56:56Z

 


 BOGOR KONTAK BANTEN  - Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Ciawi 2, Bogor, terkendala karena pihak kepolisian belum menerima laporan dari pihak keluarga. Sampai saat ini, penanganan terhadap para korban juga masih terus dilakukan.

Kabid Dokkes Polda Jawa Barat, Kombes dr. Nariyana, mengatakan dari 8 korban yang dilaporkan meninggal dunia, baru satu keluarga korban yang melapor.

 "Jadi saat ini kendala kami dari delapan (korban tewas), baru satu yang lapor. Masih tujuh keluarga yang belum lapor. Silakan datang ke forensik ada posko antemortem," kata Nariyana, Rabu (5/2/2025).

 Kecelakaan beruntun yang menyebabkan peristiwa maut itu terjadi pada Selasa (4/2) malam. Kecelakaan yang melibatkan tujuh kendaraan itu bermula ketika ada truk yang diduga mengalami masalah pada remnya. Para korban diduga terjebak dalam mobil yang terbakar. 

 Nariyana pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera datang dan melapor ke RSUD Ciawi apabila ada yang kehilangan anggota keluarganya. Proses identifikasi terhadap korban juga dilakukan melalui sidik jari.

 "Bilamana ada keluarganya yang hilang, mohon segera datang ke RSUD Ciawi dengan membawa data-data keluarga korban. Misalkan membawa ijazah, KTP yang bersangkutan, membawa sesuatu yang dipakai oleh dia. Kemudian juga mohon bawa foto gigi saat dia senyum. Atau dia punya pernah periksa ke dokter gigi, mohon diminta rekam medis periksa, itu sangan membantu kami," jelasnya.

 Kapolda Jawa Barat, Irjen Akhmad Wiyagus, menjelaskan bahwa selain ada 8 korban yang dilaporkan meninggal dunia, ada 11 orang lainnya yang mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan.

 "Korban ada 19, delapan meninggal dunia, kemudian tiga luka berat, tiga luka sedang, dan lima luka ringan," kata Wiyagus.

 Irjen Akhmad didampingi oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, juga sudah mendatangi RSUD Ciawi untuk melihat kondisi para korban, salah satunya adalah seorang anak berusia 2 tahun.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update