< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Dari Jalanan, Sawah, hingga Pantai: Warga Bersiap Penuhi Undangan Presiden ke Istana Merdeka

Sabtu, 16 Agustus 2025 | Sabtu, Agustus 16, 2025 WIB | Last Updated 2025-08-16T05:06:10Z

 

Salah satu warga yang menerima Undangan Upacara 17 Agustus di Istana Negera. Foto : Ist

JAKARTA KONTAK BANTEN - Beberapa hari menjelang peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, suasana haru bercampur antusias mulai terasa di berbagai penjuru negeri. Bukan hanya di Jakarta, tetapi juga di warung-warung kecil, sawah, hingga tepian pantai.

Tahun ini, Presiden Prabowo memberi kesempatan kepada warga dari berbagai profesi, mulai dari petani, nelayan, pedagang, pengemudi ojek, hingga buruh untuk hadir langsung di halaman Istana Merdeka pada 17 Agustus mendatang. Kesempatan langka ini tentu disambut penuh rasa syukur.

 Saat peluncuran logo dan tema HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Negara pada 23 Juli 2025 yang lalu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat, bukan hanya acara seremonial pemerintah. “Kita ingin peringatan kemerdekaan ini dirasakan semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

 Selama dua tahun terakhir berjualan es teh di kawasan Stasiun Juanda, Faizal Zikri tak pernah membayangkan bisa mendapat undangan ke Istana Merdeka. “Senang banget bakal bisa ketemu Bapak Prabowo. Semoga Indonesia selalu aman, sehat, dan penuh berkah,” ungkapnya.

 Bagi para petani di Karawang seperti Omo Ahmad dan Rohman Permana, kesempatan ini bukan sekadar undangan, tetapi bentuk penghargaan. Rohman menyebutnya “bagaikan mimpi” dan berharap pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan, menstabilkan harga padi dan pupuk, serta mempermudah akses alat pertanian modern.

 Dari bibir pantai Marunda, suara nelayan pun ikut terdengar. Rana mengungkapkan keinginannya agar laut kembali bersih dari limbah, sehingga nelayan bisa melaut dengan tenang. Kubil, Ketua Koperasi Nelayan Marunda Makmur, menambahkan, “Baru kali ini nelayan kecil diundang ke Istana. Harapan kami, Pak Presiden selalu ingat nelayan kecil yang punya banyak keluhan," ucapnya.

 Tak ketinggalan, Burhan Aman, salah satu perwakilan buruh yang mendapatkan undangan, menyebut momen ini sebagai sejarah baru. “Sudah puluhan tahun buruh tak diundang ke Istana. Kami bangga sekali. Harapan kami, Pak Presiden terus memperhatikan kaum kecil,” ujarnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update