< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Mahasiswa di Kota Serang Nilai Mega Proyek Sawah Luhur Cacat Administrasi

Rabu, 27 Agustus 2025 | Rabu, Agustus 27, 2025 WIB | Last Updated 2025-08-27T07:27:19Z

 


KOTA  SERANG  KONTAK BANTEN Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Mahasiswa dan Rakyat, menggelar aksi longmarch dari Lampu merah Ciceri ke depan Kantor Wali Kota Serang, sambil mengibarkan bendera merah putih raksasa, Senin (25/8/2025).

Aksi tersebut, sebagai bentuk protes terhadap keberlanjutan Mega Proyek Sawah Luhur yang dinilai ilegal, cacat izin dan sarat maladministrasi.

Menurut mahasiswa, proyek tersebut hanya mengantongi izin PKKPR dan izin lokasi, tanpa dilengkapi dokumen perizinan lain yang diwajibkan seperti AMDAL, izin lingkungan, serta PBG/IMB. Namun, ironisnya, proyek tetap berjalan tanpa hambatan. Wali Kota Serang dinilai terkesan diam dan membiarkan pelanggaran ini terjadi.

Wildan, Kordinator Aliansi Perjuangan Mahasiswa dan Rakyat menilai, bahwa alih fungsi lahan di Sawah Luhur tidak hanya bermasalah secara hukum, tetapi juga akan membawa dampak serius. Antara lain hilangnya lahan pertanian produktif di Kota Serang.

“Potensi bencana ekologis seperti banjir dan pencemaran lingkungan. Timbulnya konflik sosial akibat terganggunya ruang hidup masyarakat sekitar. Lemahnya penegakan hukum yang semakin menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Oleh karena itu, Mahasiswa dalam aksinya, menyuarakan beberapa tuntutan, yaitu hentikan segera Mega Proyek Sawah Luhur sebelum seluruh izin yang sah dan sesuai aturan dipenuhi.

Wali Kota Serang wajib bertanggung jawab, atas kelalaian dan sikap diam yang memperparah persoalan. Usut tuntas dugaan maladministrasi serta praktik penyalahgunaan kewenangan dalam proses perizinan proyek.

“Libatkan masyarakat dan akademisi, dalam setiap proses perencanaan pembangunan di Kota Serang. Tegakkan hukum, tanpa pandang bulu terhadap investor maupun pejabat yang terlibat,” tambahnya.

Kata Wildan, mahasiswa tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan ini. “Kami menolak keras Mega Proyek Sawah Luhur yang jelas-jelas cacat izin dan merugikan rakyat. Wali Kota Serang jangan hanya jadi penonton, harus bertindak tegas menghentikan proyek bermasalah ini,” tandasnya

Menurut Wildan, dirinya menyampaikan Ini bukan sekadar soal proyek, tapi soal masa depan Kota Serang. Jika pemerintah membiarkan, maka rakyat yang akan menanggung kerusakan lingkungan, kehilangan lahan, dan konflik sosial.

Mahasiswa menegaskan bahwa Kota Serang membutuhkan pembangunan yang berpihak pada rakyat, bukan proyek bermasalah yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Aksi ini akan terus digelar hingga pemerintah daerah benar-benar mendengar dan menindaklanjuti tuntutan masyarakat
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update