< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya Dari Jabatan Anggota DPR

Minggu, 31 Agustus 2025 | Minggu, Agustus 31, 2025 WIB | Last Updated 2025-08-31T09:59:49Z

 


 JAKARTA KONTAK BANTEN  Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengumumkan penonaktifan Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dan Surya Utama atau Uya Kuya dari jabatan anggota DPR.

"Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP Partai Amanat Nasional memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo dan Saudaraku Surya Utama sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional DPR RI terhitung sejak hari Senin 1 September 2025," kata Viva dalam keterangan video yang diterima redaksi, Minggu (31/8/2025).

Selain itu, PAN juga mengimbau masyarakat untuk bersikap tenang, sabar, dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara cepat, tepat, dan selalu berpihak kepada rakyat. Serta untuk kemajuan Indonesia ke depan.

Sebelumnya, Partai Nasional Demokrat (NasDem) juga telah menonaktifkan dua anggotanya: Sahroni dan Nafa Urbach dari jabatan anggota DPR RI.

Eko Patrio, Uya Kuya, Sahroni, dan Nafa Urbach disebut menjadi salah satu pemicu aksi demo di Jakarta pada 28 Agustus 2025, yang kemudian menyebar luas ke berbagai kota di seluruh Indonesia. Total, ada lima orang yang dilaporkan tewas di tengah aksi demo tersebut. Salah satunya, driver Gojek yang ditabrak rantis Brimob di Jakarta, Affan Kurniawan.

Atas hal tersebut, Eko Patrio dan Uya Kuya, juga Nafa Urbach, telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas melalui akun Instagramnya. Namun, permohonan maaf itu tak ampuh meredam kegeraman publik.

Oknum masyarakat melampiaskan amarahnya kepada Eko Patrio, Uya Kuya, Sahroni, dan Nafa Urbach yang dinilai tak punya empati, dengan cara membakar dan menjarah rumah keempat politisi itu.

Rumah Ketua DPR Puan Maharani dan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga ikut jadi korban.

 


Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update