< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

SPPG hadapi tantangan distribusi MBG di pelosok Pandeglang

Rabu, 10 September 2025 | Rabu, September 10, 2025 WIB | Last Updated 2025-09-10T11:25:24Z

 

Petugas mengendarai roda empat melalui jalan rusak saat penyaluran makan bergizi gratis (MBG) di Desa Bulagor, Pagelaran, Pandeglang, Banten, Selasa (9/9/2025).

 PANDEGLANG KONTAK BANTEN  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang, Pagelaran Sindanglaya 2 menghadapi tantangan berat dalam pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah di pelosok Pandeglang karena kondisi geografis dan infrastruktur yang tidak memadai di wilayah tersebut.

Kepala SPPG Pandeglang, Pagelaran Sindanglaya 2, Drajat Saefullah, di Pandeglang, Selasa, menjelaskan bahwa tantangan distribusi di Kecamatan Pagelaran yang memiliki 29 sekolah tersebut mulai dari kondisi jalan rusak hingga jarak tempuh yang cukup jauh.

"Mulai dari jarak yang jauh antar sekolah hingga kondisi jalan yang rusak, belum lagi kalau hujan deras pasti ada beberapa titik jalan menuju ke sekolah yang banjir," katanya.

Dalam sehari, kata dia, sebanyak 2.250 porsi MBG diantarkan nya menuju ke sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, TK hingga PAUD dengan jarak tempuh masing-masing sekolah mencapai satu sampai dua jam perjalanannya.

"Hari ini aja menuju ke SDN Bulagor 1 kurang lebih menempuh waktu sekitar 1 jam lebih," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa jika terjadi bencana alam seperti banjir, maka distribusi MBG akan dihentikan sementara karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui. Meski demikian ia mengaku sejauh ini tidak ada kendala dalam distribusi dan masih berjalan lancar.

"Selama dua hari ini, alhamdulillah, lancar tidak ada kendala yang berarti, hanya kadang telah mengirim karena kondisi jalan dan jarak tempuh tadi," katanya.

Ia juga menyebut, jika ada siswa yang tidak masuk sekolah, bantuan akan dialihkan ke siswa lain untuk memastikan tidak ada yang terlewat.

Bantuan MBG ini, kata dia, akan tetap disalurkan dengan semangat tinggi demi memastikan anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan.

Sementara itu, Guru SDN Bulagor 1, Akdam, mengungkapkan bahwa sekolahnya menjadi satu-satunya yang ada di desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran yang juga merupakan sekolah yang berada di paling ujung desa.

Sekolah tersebut memiliki 140 siswa yang berasal dari lingkungan perkampungan di sekitar pematang sawah, sebagian di antaranya rawan banjir. Sehingga ia menyambut baik bantuan MBG yang sampai ke sekolahnya.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Harapannya, anak-anak menjadi lebih semangat belajar," katanya.

Ia juga menyebut tidak ada keluhan dari siswa terkait bantuan tersebut, sebaliknya, semua siswa merasa senang.

Meski demikian, Akdam menyoroti kondisi jalan menuju sekolah yang rusak parah sehingga ia berharap jalan ini dapat segera dibangun oleh pemerintah setempat untuk memudahkan akses masyarakat sekitar hingga siswa saat menuju ke sekolah.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update