< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Cegah Tragedi Al-Khoziny, Prabowo Perintah Evaluasi Bangunan Ponpes

Minggu, 05 Oktober 2025 | Minggu, Oktober 05, 2025 WIB | Last Updated 2025-10-05T09:06:46Z

 

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu 5 Oktober 2025. (BPMI Setpres)

 

Jakarta KONTAK BANTEN Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan tragedi runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Dia memerintah agar infrastrukstru bangunan seluruh ponpes dievaluasi untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo telah memberikan arahan khusus kepada para menteri terkait, gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur untuk memberikan perhatian serius terhadap peristiwa tersebut.

“Beliau memonitor terus. Makanya beliau kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait dan gubernur dan wakil gubernur untuk memberikan perhatian,” kata Prasetyo kepada wartawan seusai menghadiri upacara HUT ke-80 TNI di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo juga meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan infrastruktur pondok pesantren di berbagai daerah.

“Evaluasi ke depan ke semua pondok pesantren kita harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan bangunan infrastruktur pondok masing-masing,” tutupnya.

Diketahui, musala Ponpes Al-Khoziny ambruk pada Minggu (28/9/2025) sore, saat para santri sedang salat asar berjemaah. Hingga Minggu (5/10/2025) pagi, tercatat sudah 36 jenazah santri yang berhasil dievakuasi, sedangkan 27 orang lagi diperkirakan masih tertimbun dalam reruntuhan

“Semalam sudah ditemukan 11 jenazah, jadi total dari yang meninggal dunia adalah 36 orang, praktis yang diperkirakan masih di dalam reruntuhan itu ada 27 orang,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan dalam konferensi pers di Ponpes Al-Khoziny pagi tadi.

Menurutnya, evakuasi yang dilakukan Basarnas hingga hari ini sudah mencapai 60%. Dia berharap pada Senin (6/10/2025) bangunan yang ambruk bisa rata semua untuk mengetahui jumlah keseluruhan korban dalam reruntuhan.

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan timnya masih terus berupaya mengevakuasi jenazah dari reruntuhan bangunan sampai semuanya ditemukan.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan bantuan alat berat, mengingat struktur bangunan musala yang runtuh sebagian masih menimpa area yang diperkirakan menjadi titik kumpul para santri saat kejadian.

“Kami menggunakan satu unit backhoe dan breaker yang dioperasikan bersama tim Basarnas untuk membuka akses di bawah puing-puing beton,” ujar Yudhi.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update