< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pemkot Tangerang Dukung Penertiban Truk Tambang

Minggu, 19 Oktober 2025 | Minggu, Oktober 19, 2025 WIB | Last Updated 2025-10-19T13:21:51Z

 

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono saat mengikuti rapat koordinasi pengendalian kendaraan tambang yang dipimpin Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara KP3B, Serang, Jumat (17/10/2025). (Dok. Pemkot Tangerang).
 

TANGERANG KONTAK BANTEN Aktivitas truk tambang yang melintas antarwilayah di Provinsi Banten kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan kesiapan mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menertibkan operasional kendaraan berat agar lalu lintas di jalur perkotaan dan antar kabupaten lebih tertib dan aman.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono mengatakan, penataan lintasan truk tambang memerlukan koordinasi lintas wilayah agar kebijakan pengendalian tidak tumpang tindih. Menurutnya, Kota dan Kabupaten Tangerang menjadi jalur hilir dari aktivitas tambang di wilayah selatan Banten seperti Lebak, sehingga pengaturan bersama menjadi kunci kelancaran distribusi sekaligus keamanan pengguna jalan.

“Kalau setiap daerah berjalan dengan aturan sendiri, dampaknya justru ke masyarakat. Karena itu perlu satu sistem pengaturan yang sinkron,” ucap Maryono,Jumat (17/10/2025)

Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang telah memiliki regulasi pembatasan jam operasional kendaraan berat melalui Peraturan Wali Kota Nomor 93 Tahun 2022. Berdasarkan aturan tersebut, truk tambang hanya diizinkan beroperasi antara pukul 22.00 hingga 05.00 WIB dengan pengawasan di enam titik pantau utama.

“Kebijakan ini sudah dijalankan, tetapi untuk hasil yang lebih optimal, kami berharap pengaturan di setiap daerah bisa seragam di bawah koordinasi Pemprov Banten,” katanya.

Maryono juga mengusulkan agar kendaraan berat lebih diarahkan memanfaatkan akses jalan tol seperti Kartaraja, Teluknaga, dan PIK 2 untuk mengurangi beban lalu lintas di jalan perkotaan. “Selain lebih cepat, jalur tol juga lebih aman bagi masyarakat yang beraktivitas di jalan umum,” katanya.

Sementara Gubernur Banten Andra Soni menilai, pengaturan jam operasional dan lintasan kendaraan tambang harus menjadi kesepakatan bersama seluruh daerah di Banten. Menurutnya, sinergi tersebut penting agar pengawasan di lapangan lebih efektif dan berdampak langsung pada kelancaran arus kendaraan.

“Kami ingin seluruh kabupaten/kota punya aturan yang seirama. Dengan begitu, pengendalian lalu lintas kendaraan tambang bisa berjalan tertib dan tidak menimbulkan keresahan,” ucap Andra.

Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola tol, dan aparat penegak hukum dalam memastikan kebijakan ini benar-benar diterapkan. “Jalur tol sudah tersedia, tinggal dimanfaatkan secara optimal. Jangan sampai kendaraan berat justru mencari jalan alternatif yang membahayakan pengguna jalan lain,” ucapnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update