Hari anak sedunia merupakan momen bagi kita semua untuk kembali mengingat akan pentingnya komitmen kita dalam melindungi hak anak serta memastikan tumbuh kembang mereka berjalan dengan sehat dan bahagia
CILEGON KONTAK BANTEN Dalam rangka memperingati hari anak sedunia, PT ASDP Indonesia Ferry
(Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
kembali memberikan bantuan Operasi Bibir Sumbing dan Langit – Langit.
Berkolaborasi
dengan Smile Train dan Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum, layanan
bantuan akan diberikan kepada 100 anak penerima manfaat dengan total
sumbangan senilai Rp650 juta. Pemberian ini ditandai dengan acara
serah terima bantuan yang dilaksanakan di RS Panti Wilasa yang turut
dihadiri oleh Ronaldo Hutabarat selaku General Manager Surabaya, Deasy
Larasati selaku Manager Smile Train Indonesia, Kadinkes Jawa Tengah,
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Jawa Tengah, Bendahara PD IBI
Provinsi Jawa Tengah, Ketua Pokja IV PKK Kota Semarang, dan Bendahara
Forum Posyandu Kota Semarang, Kamis (20/11).
GM ASDP Cabang Surabaya Ronald Hutabarat menyampaikan bahwa program yang telah dilakukan sejak 2019 ini merupakan wujud komitmen nyata ASDP dalam memberikan kontribusi guna meningkatkan kualitas hidup anak di Indonesia.
“Hari anak sedunia merupakan momen bagi kita semua untuk kembali mengingat akan pentingnya komitmen kita dalam melindungi hak anak serta memastikan tumbuh kembang mereka berjalan dengan sehat dan bahagia," ujar Ronaldo dalam keterangan resminya
Data dari Smile Train menunjukkan bahwa hingga saat ini angka kelahiran bayi dengan penderita bibir sumbing dan langit – langit diperkirakan mencapai 9,000 per tahun yang tersebar di 38 Provinsi di seluruh pelosok Tanah Air Indonesia. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa besarnya kebutuhan pelayanan yang tepat serta terjangkau bagi anak – anak yang mengalami kondisi terkait.
Adapun bantuan dana operasi ini bukan hanya
sekedar program sosial, namun merupakan upaya berkelanjutan untuk
membuka kesempatan anak – anak dalam menjalani kehidupan yang penuh
dengan harapan dan kepercayaan diri.
Corporate
Secretary ASDP Windy Andale mengatakan bahwa setiap anak dari 100
penerima akan menerima dana sebesar 6,5 juta rupiah dengan jumlah total
keseluruhan sebesar 650 juta rupiah.
“Dengan adanya bantuan ini,
kami ingin memastikan bahwa setiap anak dapat merasakan kesempatan untuk
mendapatkan masa depan yang lebih baik, karena seratus anak yang kita
bantu ini bukanlah hanya sekedar angka, melainkan juga seratus kisah
perjuangan, harapan, dan senyum baru yang nantinya akan menghiasi
perjalanan bangsa ke depan,” jelas Windy.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Manager Smile Train Indonesia,
Deasy Larasati menyampaikan bahwa kerjasama dengan ASDP yang telah
berlangsung lama ini telah sukses menyelamatkan lebih Dari 500 anak.
“Perlu
diketahui bahwa kondisi bibir sumbing yang tidak segera ditangani dapat
menimbulkan penyakit lainnya seperti kurang gizi hingga stunting.
Karena itu, akses terhadap operasi pelayanan yang lebih luas menjadi
kebutuhan yang sangat mendesak, agar setiap anak dapat menjalani
perjalanan hidup dengan senyuman baru dan bahagia,” ujar Deasy.
Ke
depan, ASDP berkomitmen agar program ini akan terus dilakukan secara
berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga bantuan dapat
dirasakan oleh semakin banyak anak di Indonesia guna menciptakan masa
depan yang lebih terang.
“Harapannya, bantuan operasi ini tidak
hanya memberikan perbaikan secara fisik, namun juga dapat memberikan
masa depan yang lebih baik bagi semua anak di Indonesia,” tutup Windy.







0 comments:
Post a Comment