< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Awal 2026 Diguyur Hujan Lebat, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pandeglang

Saturday, 3 January 2026 | Saturday, January 03, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-03T10:43:34Z

 


PANDEGLANG KONTAK BANTEN — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Pandeglang selama satu hari satu malam memicu banjir di sejumlah wilayah. Banjir perdana pada awal 2026 ini merendam tiga kecamatan, dengan salah satu lokasi terdampak berada di Desa Idaman, Kecamatan Patia.

Selain banjir, cuaca ekstrem sejak Jumat, 2 Januari 2026, juga memicu bencana hidrometeorologi lain, seperti pohon tumbang dan genangan air di permukiman warga. Kondisi ini mendorong aparat kebencanaan meningkatkan kewaspadaan di wilayah rawan Berdasarkan data BPBD dan Pemadam Kebakaran Pandeglang, banjir melanda Kecamatan Patia, Sindangresmi, dan Cikeusik. Ketinggian air di wilayah terdampak berkisar antara 30 hingga 40 sentimeter.

Sekretaris BPBD-PK Pandeglang, Nana Mulyana, menyampaikan bahwa laporan kedaruratan sejak Jumat malam didominasi kejadian pohon tumbang akibat angin kencang. Salah satu titik terparah terjadi di Jalan Raya Labuan, Desa Sodong, Kecamatan Saketi, yang sempat memutus akses lalu lintas.

“Tim Reaksi Cepat langsung kami turunkan untuk melakukan penanganan. Jalur yang sebelumnya tertutup pohon tumbang kini sudah kembali dapat dilalui,” kata Nana, Sabtu, 3 Januari 2026.

Terkait banjir, Nana menjelaskan wilayah terdampak meliputi Desa Idaman di Kecamatan Patia, Desa Pasirdurung di Kecamatan Sindangresmi, serta Desa Sukaseneng di Kecamatan Cikeusik. Meski air sempat masuk ke permukiman warga, kondisi banjir saat ini belum berada pada level mengkhawatirkan. Namun, petugas tetap melakukan pengawasan intensif.

Selain itu, BPBD-PK Pandeglang mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih berlangsung hingga akhir Januari 2026. Berdasarkan peringatan dini BMKG, wilayah Pandeglang berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang serta gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan selatan Pandeglang dan Selat Sunda.

“Potensi bencana masih ada dan harus terus diwaspadai, terutama hujan dan angin yang intensitasnya masih cukup tinggi,” ujarnya.

Dalam penanganan di lapangan, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD-PK terus berkoordinasi dengan relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) serta aparatur desa setempat. Petugas melakukan pendataan kepala keluarga terdampak dan pemantauan debit air secara berkala.

Sementara itu, Ketua Keluarga Siaga Bencana Provinsi Banten, Beni Madsira, menyampaikan bahwa kondisi banjir di sejumlah wilayah Pandeglang masih bersifat fluktuatif. Di beberapa lokasi, genangan air relatif stabil dengan ketinggian 30 hingga 50 sentimeter.

“Di Cilamis, Kecamatan Munjul, kondisinya relatif stabil. Banjir ada, tetapi belum signifikan. Di Patia, khususnya Desa Idaman, air juga mulai berangsur surut,” ujar Beni.

Meski demikian, ia mengingatkan potensi kenaikan debit air masih terbuka, terutama jika hujan deras kembali terjadi pada malam hari. Sejumlah sungai, seperti Sungai Ciliman dan luapan Sungai Cimoyan, terpantau mengalami peningkatan debit.

Selain banjir, Beni juga mencatat adanya rumah warga yang terdampak pohon tumbang di wilayah Mandalawangi dan Patia. Beberapa bangunan mengalami kerusakan karena kondisi rumah yang sudah rapuh

Terkait bantuan logistik, Beni menyebut hingga kini belum ada penyaluran bantuan kepada warga terdampak banjir. Saat ini, KSB masih fokus melakukan pendataan dan memantau durasi genangan air. Jika genangan berlangsung lebih dari 1×24 jam, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang untuk pengajuan bantuan.

“Kami berharap lumbung sosial segera diisi kembali agar bantuan bisa langsung disalurkan ketika kondisi darurat terjadi,” katanya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update