< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Presiden Umumkan Swasembada Beras Nasional, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Wednesday, 7 January 2026 | Wednesday, January 07, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-07T08:38:43Z


BOGOR KONTAK BANTEN  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia resmi mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025. Capaian tersebut ditandai dengan Cadangan Beras Pemerintah tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.
“Alhamdulillah target yang saya berikan kepada tim pangan kita waktu awal pemerintahan saya pimpin adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025, waktu 24.00, bisa kita dengan resmi mengatakan Republik Indonesia swasembada beras," ujar Presiden Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun 2026 di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Presiden menyampaikan capaian tersebut lebih cepat dari target awal yang dicanangkan pada awal masa pemerintahannya. Pernyataan itu kemudian disambut tepuk tangan seluruh peserta taklimat.
Selain swasembada, Presiden mengungkapkan Cadangan Beras Pemerintah saat ini melampaui rekor sebelumnya. Bahkan, stok beras nasional melebihi capaian tertinggi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, stok Cadangan Beras Pemerintah di Bulog mencapai 3,248 juta ton hingga akhir 2025. Angka tersebut memperkuat optimisme keberlanjutan program intervensi pangan pemerintah.
Presiden menegaskan kemandirian pangan merupakan syarat utama bagi kemerdekaan suatu bangsa. “Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka bila tidak mampu menjamin pangan bagi rakyatnya,” kata Presiden.
Menurut Presiden, swasembada pangan menjadi semakin krusial di tengah konflik global dan gangguan rantai pasok dunia. “Bayangkan jika kita masih tergantung impor beras, sementara negara-negara sumber impor kita sedang konflik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Presiden juga mengapresiasi kerja jajaran Kabinet Merah Putih dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. “Pemimpin sejati bukan yang menunggu perintah, tapi yang memahami arah besar dan berani bertindak,” ucap Presiden.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update