< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Ini Penjelasan Perusahaan Laka Kerja di Pelindo Banten Sebabkan Sopir Truk Tewas,

Rabu, 25 Februari 2026 | Rabu, Februari 25, 2026 WIB | Last Updated 2026-02-24T22:23:36Z

 


KOTA CILEGON KONTAK BANTEN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten buka suara terkait kecelakaan kerja yang terjadi di area Dermaga 5A Pelabuhan Ciwandan, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengemudi truk meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Korban sebelumnya dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon usai mengalami kecelakaan yang melibatkan kendaraan dump truck angkutan logistik dengan alat berat forklift yang dioperasikan oleh Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT Galuh Bandar Samudra.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di sejumlah platform media sosial, terlihat dump truck berwarna hijau menghantam muatan besi yang sedang diangkut forklift. Benturan keras tersebut menyebabkan bagian depan truk rusak parah hingga sopir terlempar keluar dari kabin kendaraan.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas operasional alat berat dan armada truk dalam kejadian itu dikelola oleh pihak ketiga atau mitra pengguna jasa.

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan mendoakan agar diberikan ketabahan. Dump truck tersebut merupakan milik armada Ratu Melati, sementara forklift dioperasikan oleh PBM PT Galuh Bandar Samudra,” ujar Benny.

Meski kegiatan operasional dilakukan oleh pihak ketiga, Pelindo Regional 2 Banten selaku pengelola kawasan Pelabuhan Ciwandan langsung mengambil langkah cepat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) keadaan darurat.

Tim keamanan pelabuhan segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke Klinik Pelabuhan Ciwandan untuk observasi awal. Selanjutnya, korban dirujuk ke RSKM Cilegon dalam kondisi masih hidup untuk mendapatkan penanganan intensif.

“Korban sempat dibawa ke Klinik Pelabuhan Ciwandan dan dirujuk ke RSKM. Namun, berdasarkan informasi terakhir, korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” jelasnya.

Saat ini, penanganan lanjutan atas insiden tersebut dikoordinasikan langsung antara pengurus armada truk Ratu Melati dan PBM PT Galuh Bandar Samudra. Pelindo Regional 2 Banten juga menyatakan bersikap kooperatif dan siap mendukung pihak berwenang dalam proses investigasi.

“Keselamatan setiap individu di area pelabuhan adalah prioritas utama kami. Kami kembali mengimbau seluruh mitra kerja, PBM, dan pengguna jasa agar disiplin mematuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh area operasional pelabuhan guna mencegah kejadian serupa,” tutup Benny
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update