SERANG KONTAK BANTEN Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai menerapkan digitalisasi pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) dengan mengawali penerapan manajemen talenta sebagai proyek percontohan yang didampingi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Hal itu menandai dimulainya pemanfaatan sistem digital dalam penataan ASN, mulai dari pemetaan kompetensi hingga pengelolaan arsip kepegawaian.
Budi mengatakan, penerapan manajemen talenta menjadi dasar penting dalam menata birokrasi berbasis kinerja. Seluruh proses penilaian dilakukan melalui sistem yang terukur dan dapat dipantau secara digital.
“Manajemen talenta ini menjadi langkah awal. Setelah itu, arsip ASN juga kita digitalisasi. Semua berbasis data, sehingga penempatan ASN tidak lagi dilakukan secara subjektif,” kata Budi, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, penilaian ASN dilakukan melalui serangkaian asesmen yang memetakan kemampuan dan kinerja. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar penempatan jabatan sesuai kebutuhan organisasi.
“Yang utama adalah menempatkan orang sesuai kapasitasnya. Setiap posisi diisi berdasarkan kemampuan, bukan sekadar penunjukan,” ujarnya.
Menurut Budi, manajemen talenta merupakan program nasional yang diterapkan serentak di berbagai daerah. Namun, Kota Serang menjadi daerah pertama di Provinsi Banten yang menjalankannya secara menyeluruh, sehingga menjadi rujukan bagi daerah lain.
“Sekarang banyak daerah datang belajar ke Kota Serang, termasuk dari luar provinsi. Ini program pusat dan dinilai dari kinerja,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem digital tersebut juga memudahkan proses evaluasi pejabat. BKN akan melakukan evaluasi selama enam bulan berdasarkan data kinerja yang terekam dalam sistem. Jika hasil evaluasi tidak sesuai, pergantian pejabat dapat dilakukan tanpa prosedur panjang.
“Evaluasi dilakukan langsung oleh BKN karena datanya online. Kalau tidak sesuai, bisa segera dilakukan penyesuaian,” ucapnya.







0 comments:
Post a Comment