LEBAK, KONTAK BANTEN – Seorang nelayan dilaporkan tenggelam di perairan Kampung Kembang Ranjang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (9/3/2026). Hingga siang hari, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan yang terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten sekitar pukul 10.35 WIB. Laporan disampaikan oleh Yadi, anggota Polair wilayah Binuangeun, yang menyebutkan adanya seorang nelayan yang diduga hilang saat sedang melaut di perairan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi di lapangan, korban diketahui berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WIB bersama rekannya untuk menjaring udang menggunakan alat bantu berupa ban di sekitar perairan Kampung Kembang Ranjang.
Namun sekitar pukul 06.30 WIB, rekan korban bernama Asbo menyadari bahwa korban sudah tidak terlihat lagi di sekitar lokasi. Saat mencoba melakukan pencarian di area tersebut, ia hanya menemukan ban dan jaring milik korban yang mengapung di permukaan laut.
Setelah menyadari korban hilang, Asbo segera melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban serta aparat setempat agar dapat segera dilakukan upaya pencarian.
Korban diketahui bernama Masriya (40), seorang nelayan yang berdomisili di Kampung Karang Anyar RT 005/RW 002, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung mengerahkan empat personel dari Unit Siaga SAR Lebak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.
Proses pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak, Polairud Binuangeun, Pos TNI AL Binuangeun, serta masyarakat nelayan setempat yang turut membantu melakukan penyisiran di sekitar perairan.
Hingga saat ini, tim SAR masih terus melakukan pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Kondisi cuaca di wilayah perairan dilaporkan berawan, sementara upaya pencarian terus dilakukan untuk menemukan korban secepat mungkin.
.gif)