< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PBB Peringatkan AS Soal Serangan Infrastruktur Sipil, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Rabu, 08 April 2026 | Rabu, April 08, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-08T02:38:13Z

 

PBB Ingatkan Penyerangan RS Langgar Hukum Internasional


NEW YORKPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) terkait ancaman dan potensi serangan terhadap infrastruktur sipil dalam konflik yang tengah memanas, termasuk dinamika kawasan Timur Tengah.

Peringatan tersebut disampaikan sejumlah pejabat tinggi PBB hingga awal April 2026, yang menekankan bahwa tindakan tersebut berpotensi menjadi pelanggaran serius terhadap hukum internasional

Soroti Pelanggaran Hukum Internasional

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinannya terhadap retorika yang mengarah pada penargetan fasilitas sipil.

Menurutnya, infrastruktur umum seperti jembatan, pembangkit listrik, serta fasilitas energi lainnya tidak boleh dijadikan sasaran dalam konflik bersenjata.

“Fasilitas sipil harus dilindungi dan tidak boleh menjadi target serangan,” tegasnya dalam pernyataan resmi.

Berpotensi Dikategorikan Kejahatan Perang

Peringatan serupa disampaikan oleh Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Türk. Ia menegaskan bahwa serangan yang disengaja terhadap infrastruktur sipil dapat diklasifikasikan sebagai kejahatan perang.

Menurutnya, tidak ada alasan militer yang dapat membenarkan penghancuran fasilitas yang menjadi penopang utama kehidupan masyarakat sipil.

Tekankan Perlindungan Sipil

PBB juga mengingatkan bahwa dalam hukum humaniter internasional, perlindungan terhadap warga sipil merupakan prinsip utama.

Bahkan dalam kondisi tertentu, ketika suatu objek dianggap memiliki nilai militer, serangan tetap dilarang apabila menimbulkan dampak yang tidak proporsional terhadap masyarakat sipil.

Fasilitas vital seperti energi dan air disebut memiliki peran krusial dalam mendukung layanan kesehatan, distribusi pangan, dan kelangsungan hidup masyarakat secara umum.

Desak Penghentian Eskalasi Konflik

Dalam pernyataannya, PBB mendesak semua pihak yang terlibat, termasuk dalam ketegangan antara Israel dan Iran yang melibatkan AS, untuk segera menahan diri dan menghentikan eskalasi.

Organisasi internasional tersebut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum internasional guna mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas.

Situasi Terus Dipantau

Hingga 8 April 2026, PBB menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

PBB juga kembali menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap konflik bersenjata.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update