![]() |
| Presiden Prabowo Subianto resmi melantikJumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH |
Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Senin, 27 April 2026 - 15:58 WIB oleh Tim SINDOnews dengan judul "Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup". Untuk selengkapnya kunjungi:
https://edukasi.sindonews.com/read/1700683/211/jejak-pendidikan-jumhur-hidayat-yang-resmi-dilantik-prabowo-jadi-menteri-lingkungan-hidup-1777277065
Untuk membaca berita lebih mudah, nyaman, dan tanpa banyak iklan, silahkan download aplikasi SINDOnews.
- Android: https://sin.do/u/android
- iOS: https://sin.do/u/ios
JAKARTA KONTAK BANTEN Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat negara dalam rangka reshuffle kabinet yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari perombakan kabinet keempat sejak Prabowo menjabat sebagai presiden.
Salah satu keputusan utama dalam reshuffle tersebut adalah pengangkatan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH), menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Selain itu, Presiden juga melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Muhammad Qodari. Qodari selanjutnya ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).
Kronologi Pelantikan
Acara pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan pejabat negara. Prosesi kemudian berlanjut ke pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo saat memandu sumpah jabatan.
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Hadir pula sejumlah menteri kabinet, di antaranya Yusril Ihza Mahendra, Zulkifli Hasan, Pratikno, Agus Harimurti Yudhoyono, Airlangga Hartarto, serta Panglima TNI Agus Subianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Pernyataan Usai Pelantikan
Usai dilantik, Jumhur Hidayat menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan segera dijalankan di Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menyoroti persoalan pengelolaan sampah sebagai isu mendesak yang perlu ditangani.
“Yang paling di depan mata soal sampah. Kita juga harus mengikuti isu dan kesepakatan internasional yang harus dipenuhi secara bertahap,” ujar Jumhur di Kompleks Istana Kepresidenan.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari kalangan buruh, mengingat latar belakangnya sebagai tokoh serikat pekerja.
“Teman-teman buruh harusnya mendukung, karena kita memang berasal dari sana,” katanya.
Terkait peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Jumhur mengungkapkan bahwa sekitar 300 ribu buruh direncanakan akan menggelar apel di kawasan Monas.
“1 Mei nanti akan ramai, hampir 300 ribu buruh akan apel di Monas sebagai respons atas sejumlah harapan yang sudah diterima pemerintah,” ujarnya.
Bagian dari Reshuffle Kabinet
Pelantikan ini menandai langkah lanjutan Presiden Prabowo dalam melakukan penyesuaian struktur kabinet guna meningkatkan kinerja pemerintahan. Perombakan ini juga menjadi sinyal penguatan
koordinasi lintas sektor, khususnya di bidang lingkungan hidup, komunikasi pemerintahan, dan ketahanan pangan.
Hingga kini, reshuffle kabinet tersebut menjadi perhatian publik, terutama terkait efektivitas para pejabat baru dalam menjawab berbagai tantangan nasional ke depan.

.gif)