![]() |
Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI sebagai pondasi persatuan bangsa, khususnya bagi generasi muda di tengah tantangan globalisasi. (Sumber: Dok. Istimewa) |
TANGERANG KONTAK BANTEN — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani, menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan kepada generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa, sebagai upaya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah tantangan perkembangan zaman.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Muzani saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Universitas Buddhi Dharma, Kota Tangerang, pada Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa dan civitas akademika UBD Tangerang. Sosialisasi berlangsung dalam suasana interaktif dengan pembahasan mengenai nilai-nilai kebangsaan dan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa
Dalam pemaparannya, Ahmad Muzani menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan persatuan bangsa.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa yang harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Ia menilai, di era perkembangan teknologi informasi saat ini, generasi muda menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyebaran hoaks, polarisasi sosial, hingga masuknya paham yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Karena itu, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan dinilai penting agar generasi muda memiliki landasan kuat dalam menyikapi berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.
Pancasila Jadi Pedoman Kehidupan Berbangsa
Ahmad Muzani juga menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi pedoman hidup yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila mengajarkan tentang toleransi, gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap perbedaan.
“Indonesia bisa tetap berdiri kokoh karena masyarakatnya mampu menjaga kebersamaan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa,” katanya.
Mahasiswa Diharapkan Jadi Agen Persatuan
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diajak untuk aktif menjaga kondusivitas lingkungan kampus dan masyarakat dengan mengedepankan dialog, toleransi, serta semangat persatuan.
Ahmad Muzani berharap mahasiswa Universitas Buddhi Dharma dapat menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai kekuatan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai latar belakang budaya dan agama.
Perkuat Harmoni Sosial
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut merupakan bagian dari upaya MPR RI dalam memperkuat wawasan kebangsaan di berbagai kalangan masyarakat, termasuk generasi muda dan dunia pendidikan.
Melalui kegiatan itu, diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai pentingnya menjaga persatuan nasional serta memperkuat harmoni sosial sebagai fondasi pembangunan bangsa Indonesia.

.gif)