KABUPATEN SERANG KONTAK BANTEN — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meresmikan gedung baru Instalasi Bedah Sentral (IBS) di Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Kabupaten Serang, Rabu (20/5/2026).
Peresmian gedung baru tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya layanan operasi dan tindakan bedah bagi masyarakat Kabupaten Serang dan wilayah sekitarnya.
Kebutuhan Layanan Operasi di RSDP Sangat Tinggi
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, pembangunan gedung IBS baru menjadi kebutuhan penting karena tingginya jumlah pasien yang membutuhkan layanan operasi di RSDP Serang.
Menurutnya, RSDP saat ini tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Serang, tetapi juga menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Provinsi Banten.
“Ini sangat penting karena kebutuhan pelayanan bedah sangat tinggi. Gedung ini memiliki enam kamar operasi dan sudah beroperasi selama kurang lebih dua minggu,” ujar Ratu Zakiyah.
Ia mengungkapkan, jumlah pasien yang menjalani tindakan bedah di RSDP Serang mencapai lebih dari 500 pasien setiap bulan.
Sebelumnya, rumah sakit tersebut hanya memiliki lima ruang operasi sehingga kapasitas pelayanan dinilai belum mencukupi untuk menampung tingginya kebutuhan pasien.
Pemkab Serang Ajukan Bantuan ke Kementerian Kesehatan
Meski gedung baru telah diresmikan, Pemerintah Kabupaten Serang mengakui masih terdapat sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi anggaran dan kebutuhan peralatan medis.
Karena itu, Pemkab Serang terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mendapatkan bantuan peralatan ruang operasi dan dukungan pengembangan fasilitas kesehatan di RSDP Serang.
“Meski ada keterbatasan anggaran, kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar bisa mendapatkan bantuan peralatan ruang bedah,” katanya.
Selain bantuan alat kesehatan, Pemkab Serang juga mengusulkan revitalisasi gedung rumah sakit guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengajukan pembukaan poli eksekutif di RSDP Serang agar layanan kesehatan menjadi lebih lengkap dan modern.
“Namun sampai saat ini memang belum ada informasi lebih lanjut dari kementerian terkait program-program tersebut,” ujar Ratu Zakiyah.
Gedung IBS Baru Dibangun Dua Lantai
Sementara itu, Direktur RSDP Serang Rachmat Setiadi menjelaskan, sebelumnya rumah sakit memiliki lima ruang operasi yang berada di gedung IBS lama.
Namun gedung lama tersebut nantinya akan dialihfungsikan menjadi ICU Center sehingga rumah sakit membangun gedung IBS baru untuk menunjang layanan operasi.
“Karena banyak pasien yang belum tertampung. Dengan adanya penambahan ICU, maka kapasitas ruangan juga akan bertambah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gedung IBS baru saat ini terdiri dari dua lantai dengan total enam ruang operasi, masing-masing tiga ruang operasi di setiap lantai.
Menurutnya, gedung tersebut sebenarnya dirancang memiliki empat lantai dengan total 12 ruang operasi. Namun pembangunan baru tahap dua lantai sehingga baru tersedia enam ruang operasi.
“Sebetulnya gedung ini dirancang untuk 12 ruang operasi. Namun saat ini baru dua lantai yang selesai sehingga baru tersedia enam ruang operasi. Mudah-mudahan ke depan bisa dilanjutkan pembangunan dua lantai lagi,” katanya.
Tingkatkan Kapasitas dan Pelayanan Rumah Sakit
Dengan hadirnya gedung IBS baru, RSDP Serang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan operasi, mempercepat penanganan pasien, serta mengurangi antrean tindakan bedah.
Pemerintah Kabupaten Serang menilai peningkatan fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas penting dalam memperkuat pelayanan publik di bidang kesehatan.
Selain memperluas kapasitas layanan operasi, pengembangan fasilitas rumah sakit juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pasien dan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kabupaten Serang maupun wilayah sekitar di Provinsi Banten.

.gif)