< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Ledakan di PT Merak Chemicals Indonesia Cilegon, Seluruh Karyawan Dipulangkan dan Investigasi Dilakukan

Selasa, 26 Mei 2026 | Selasa, Mei 26, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-26T00:00:43Z
 



 
KONTAK BANTEN KOTA CILEGON — Insiden ledakan terjadi di kawasan pabrik kimia PT Merak Chemicals Indonesia di Kota Cilegon pada Senin, 25 Mei 2026, sekitar pukul 12.30 WIB. Pascakejadian tersebut, manajemen perusahaan langsung memulangkan seluruh karyawan sebagai bagian dari prosedur pengamanan standar.

Peristiwa itu sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar setelah muncul semburan putih tinggi yang membumbung ke udara dari area operasional pabrik.

PT Merak Chemicals Pastikan Keselamatan Pekerja Jadi Prioritas

Public Relations PT Merak Chemicals Indonesia, Dimas Saputra, membenarkan adanya insiden ledakan tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar menjadi prioritas utama perusahaan.

“Mengenai dampak terhadap keselamatan pekerja, saya belum menerima data terkait adanya korban luka. Namun, sebagai langkah pengamanan, seluruh karyawan di area pabrik sudah dipulangkan,” ujar Dimas di Kota Cilegon, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, langkah pemulangan karyawan dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman selama proses penanganan dan investigasi berlangsung di dalam area pabrik.

Perusahaan Minta Maaf kepada Masyarakat

Manajemen PT Merak Chemicals Indonesia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepanikan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Saat ini perusahaan tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang terjadi di area operasional pabrik kimia tersebut.

Pihak perusahaan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan instansi terkait guna memastikan proses investigasi berjalan maksimal.

Semburan Putih Dipastikan Uap Air dari Steam Turbine

Terkait semburan berwarna putih yang terlihat tinggi di udara saat kejadian berlangsung, Dimas menjelaskan bahwa berdasarkan laporan sementara tim teknis, semburan tersebut dipastikan merupakan uap air yang berasal dari alat steam turbine.

Ia membantah anggapan bahwa semburan tersebut merupakan kebocoran bahan kimia Purified Terephthalic Acid (PTA) milik perusahaan.

Menurut Dimas, bahan PTA memiliki bentuk menyerupai tepung sehingga apabila tersebar ke udara akan meninggalkan bercak putih di lingkungan sekitar.

“Kalau PTA terburai ke udara, biasanya akan menempel dan meninggalkan residu putih. Dari laporan sementara, yang terlihat itu adalah uap air,” jelasnya.

Warga Keluhkan Bau Menyengat

Meski demikian, perusahaan tetap akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait munculnya bau menyengat yang sempat tercium di sekitar lokasi kejadian.

Manajemen PT Merak Chemicals Indonesia menyatakan siap melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman bagi warga.

Perusahaan Bagikan Masker dan Siagakan Ambulans

Sebagai langkah preventif dan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sekitar, perusahaan telah membagikan masker melalui ketua RT dan RW di wilayah terdampak.

Selain itu, ambulans juga telah disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat insiden tersebut.

“Tentu kami akan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kami juga sudah menyiagakan ambulans di lokasi. Apabila ada warga yang mengalami keluhan kesehatan, kami sudah berkoordinasi untuk langsung merujuk mereka ke Rumah Sakit Krakatau Medika,” tegas Dimas.

Polisi dan DLH Turut Lakukan Investigasi

Hingga saat ini, proses investigasi di area pabrik masih terus berlangsung dengan pengawalan dari aparat Kepolisian Resor (Polres) Cilegon.

Selain kepolisian, investigasi juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah kelurahan, dan pihak kecamatan setempat untuk memastikan dampak insiden dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Petugas masih melakukan pendataan serta pemantauan kondisi lingkungan di sekitar kawasan industri guna memastikan situasi benar-benar aman bagi masyarakat.


Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update