Pandeglang Kontak Banten– Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, angkat bicara terkait kecelakaan lalu lintas tunggal maut yang terjadi di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, beberapa waktu lalu.
Dalam pernyataannya, Iing menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Ahmad Mursidi, yang diketahui sebagai pengemudi kendaraan dalam insiden tersebut.
“Kami turut prihatin dan berbelasungkawa atas peristiwa ini. Ke depan, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jabatan Kepala DPMPTSP,” ujar Iing, Sabtu (2/5/2026).
Penertiban Pedagang Jadi Perhatian
Selain evaluasi jabatan, Pemkab Pandeglang juga akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan pedagang yang berjualan di trotoar maupun di depan sekolah.
Menurut Iing, keberadaan pedagang di area tersebut berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi siswa.
“Kami juga akan menertibkan pedagang yang berjualan di trotoar atau depan sekolah karena dapat membahayakan,” tambahnya.
Ia bahkan menyarankan agar pihak sekolah memberikan ruang khusus bagi pedagang di داخل area sekolah agar aktivitas jual beli tetap berlangsung tanpa mengganggu keselamatan di jalan raya.
Dorong Penyelesaian Secara Musyawarah
Terkait penanganan kasus, Iing menilai bahwa musibah tersebut tidak diinginkan oleh siapa pun. Oleh karena itu, ia berharap penyelesaian dapat dilakukan secara musyawarah antara pihak keluarga korban dan pelaku.
“Mudah-mudahan ada win-win solution dari persoalan ini,” katanya.
Pertimbangkan Pendampingan Hukum
Disinggung mengenai kemungkinan pendampingan hukum bagi pelaku, Iing menyatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Kabupaten Pandeglang.
Pemerintah daerah, lanjutnya, tetap mengedepankan pendekatan yang bijak dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Imbauan untuk Keselamatan Lingkungan Sekolah
Iing juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, baik dari sisi lalu lintas maupun aktivitas di sekitar sekolah.
Ia berharap semua pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, pedagang, hingga masyarakat, dapat bersama-sama menjaga keselamatan, khususnya bagi para pelajar.
Peristiwa kecelakaan di depan SDN Sukaratu 5 menjadi perhatian serius pemerintah daerah sebagai bahan evaluasi menyeluruh dalam meningkatkan keselamatan di kawasan pendidikan.

.gif)