< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Penyembelihan Hewan Qurban di Masjid Jami Al Muhajirin Cikande Permai Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Sabtu, 30 Mei 2026 | Sabtu, Mei 30, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-30T15:07:48Z

 


 

KAB SERANG KONTAK BANTEN  – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Jami Al Muhajirin, Cikande Permai, berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan pada Rabu, 27 Mei 2026. Setelah pelaksanaan Salat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan hewan qurban yang melibatkan panitia, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Sejak pagi hari, warga telah memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan ibadah dan membantu pelaksanaan qurban. Semangat gotong royong terlihat jelas ketika masyarakat bersama-sama menyiapkan lokasi, peralatan penyembelihan, hingga kebutuhan teknis lainnya.

Kegiatan diawali dengan doa bersama serta pengarahan dari panitia mengenai tata cara penyembelihan hewan qurban sesuai syariat Islam. Setelah seluruh hewan qurban dinyatakan sehat dan memenuhi syarat, proses penyembelihan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab.

Lima Juru Sembelih Kawal Pelaksanaan Qurban

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tahun ini dipimpin oleh lima juru sembelih yang berpengalaman, yakni Ustaz KH. Satibi Salim, Ustaz Lukman, Ustaz H. Satiri, Ustaz Ahmad Kodir, dan Ustaz Adi Sarnianto.

Dalam kesempatan tersebut, para juru sembelih menyampaikan pesan dan makna mendalam dari ibadah qurban yang dilaksanakan setiap Hari Raya Idul Adha.

Ustaz KH. Satibi Salim mengatakan bahwa ibadah qurban merupakan bentuk ketakwaan, ketaatan, dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan pengorbanan. Melalui qurban, kita belajar berbagi kebahagiaan dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Menurutnya, nilai utama dalam qurban bukan hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga bagaimana umat Islam mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Semangat Gotong Royong Warga Jadi Teladan

Hal senada disampaikan Ustaz Lukman yang mengaku bersyukur melihat antusiasme masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan qurban tahun ini.

Ia menilai keterlibatan warga sejak tahap persiapan hingga distribusi daging menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan yang masih terjaga di lingkungan masyarakat.

“Alhamdulillah, warga sangat antusias membantu dari awal sampai akhir. Kebersamaan seperti ini menjadi nikmat yang luar biasa di Hari Raya Idul Adha,” katanya.

Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi contoh nyata bahwa nilai-nilai persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Penyembelihan Dilaksanakan Sesuai Syariat

Sementara itu, Ustaz Adi Sarnianto menegaskan bahwa proses penyembelihan hewan qurban tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga merupakan amanah yang harus dijalankan sesuai tuntunan agama.

“Kami berusaha menjalankan penyembelihan dengan benar, cepat, dan tetap memperhatikan adab terhadap hewan qurban. Semoga ibadah qurban tahun ini membawa keberkahan bagi semuanya,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan ketentuan syariat Islam, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan hingga tata cara penyembelihan yang sesuai aturan agama.

Daging Qurban Dibagikan kepada Masyarakat

Setelah proses penyembelihan selesai, panitia bersama warga melanjutkan kegiatan pengulitan, pemotongan daging, penimbangan, hingga pengemasan daging qurban.

Ratusan paket daging qurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar, khususnya warga yang membutuhkan. Pembagian dilakukan secara tertib agar manfaat qurban dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Suasana penuh keakraban, canda, dan kerja sama terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan bahu-membahu menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Simbol Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Jami Al Muhajirin tidak hanya menjadi pelaksanaan ibadah tahunan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya ukhuwah Islamiyah, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Cikande Permai.

Melalui pelaksanaan qurban yang berjalan lancar dan penuh kebersamaan, masyarakat berharap nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

Poin-Poin Penting Berita

  • Perayaan Idul Adha 1447 H di Masjid Jami Al Muhajirin berlangsung pada 27 Mei 2026.
  • Kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban setelah Salat Idul Adha.
  • Warga Cikande Permai menunjukkan semangat gotong royong sejak persiapan hingga distribusi daging.
  • Lima juru sembelih terlibat dalam pelaksanaan qurban, yaitu KH. Satibi Salim, Lukman, H. Satiri, Ahmad Kodir, dan Adi Sarnianto.
  • Penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan memperhatikan kesehatan hewan dan tata cara penyembelihan.
  • Daging qurban dibagikan kepada masyarakat sekitar, terutama warga yang membutuhkan.
  • Kegiatan menjadi simbol kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial masyarakat Cikande Permai.
  • Warga berharap nilai keikhlasan dan semangat berbagi terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update