Sapi mengamuk dan seruduk pemilik karena tak mau dijual, tapi menangis saat dinasehati.()
Video Sapi Mengamuk Viral di Media Sosial
Video seekor sapi yang menyeruduk pemiliknya hingga terpental viral di media sosial dan mengundang perhatian warganet. Peristiwa itu ramai dibagikan di berbagai platform, salah satunya melalui akun TikTok Lambe Turah.
Dalam video yang beredar, sapi tersebut disebut mengamuk lantaran diduga akan dijual oleh sang pemilik. Akibat kejadian itu, seorang pria yang diketahui sebagai pemilik sapi mengalami luka cukup parah setelah tersungkur dan terpental akibat serudukan hewan ternaknya sendiri.
Momen Haru Keluarga Pemilik Sapi Jadi Sorotan
Suasana semakin emosional ketika seorang perempuan yang diduga anggota keluarga pemilik sapi mendatangi kandang dan berbicara langsung kepada sapi tersebut.
Dengan nada sedih, perempuan itu menegur sapi yang disebut sudah dirawat sejak kecil oleh keluarganya.
“Kenapa bapak dibanting, kenapa? Dirawat dari bayi, bapak digituin,” ucap perempuan tersebut dalam video viral.
Tak lama setelah dimarahi, sapi itu tampak mengeluarkan air mata. Momen tersebut langsung menyita perhatian warganet dan membuat banyak netizen ikut tersentuh.
“Nangis nangis. Ini bapak sakit gara-gara dibanting,” lanjut perempuan itu.
Alasan Sapi Dijual Karena Kebutuhan Ekonomi
Video kemudian berlanjut dengan suasana yang lebih mengharukan. Perempuan tersebut kembali menghampiri sapi dan meminta maaf karena keluarga terpaksa menjual hewan ternak itu.
Menurutnya, keputusan menjual sapi bukan karena sudah tidak sayang atau tidak ingin merawat lagi, melainkan karena kebutuhan ekonomi keluarga.
“Maaf yah, bukan bapak nggak mau ngerawat lagi, tapi kebutuhan. Loh kok nangis. Kok nangis sih,” ujarnya sambil menahan sedih.
Netizen Minta Sapi Jangan Dijual
Kolom komentar media sosial langsung dipenuhi berbagai respons haru dari netizen. Banyak yang mengaku ikut sedih melihat ikatan emosional antara sapi dan keluarga pemiliknya.
Sebagian netizen bahkan meminta agar sapi tersebut tidak dijual dan dijadikan konten media sosial saja.
“Kak jangan dijual. Buat bahan konten kak pasti rame kok,” tulis salah satu netizen.
“Ah ikut sedih,” komentar netizen lainnya.
Tak sedikit pula pengguna media sosial yang mempertanyakan kondisi pemilik sapi setelah insiden penyerudukan itu terjadi.
“Gimana keadaan si bapaknya kak,” tulis netizen lain dalam kolom komentar.
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel. Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman. Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.
Struktur Level: Level 0 Pengunjung Baru Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif Level 6 sampai 9 Pembaca Setia Level 10 sampai 14 Kontributor Level 15 ke atas Master Berita