PANDEGLANG KONTAK BANTEN – Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial melalui pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus pada Jumat (29/5/2026) itu diikuti seluruh unsur sivitas akademika dan berlangsung penuh khidmat serta semangat kebersamaan.
Pada Idul Adha tahun ini, UNMA Banten menyembelih dua ekor sapi dan tiga ekor kambing yang berasal dari partisipasi keluarga besar kampus. Selain itu, kampus juga menerima bantuan sebanyak 70 kilogram daging sapi dari Masjid Istiqlal Jakarta yang akan disalurkan kepada masyarakat dan sivitas akademika yang berhak menerima.
Pelaksanaan kurban dipusatkan di area kampus dan dihadiri langsung oleh Rektor UNMA Banten, Prof. Dr. Andriansyah, M.Si., para Wakil Rektor, dekan dan wakil dekan fakultas, kepala lembaga, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga organisasi kemahasiswaan.
Kehadiran seluruh elemen kampus tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih tumbuh kuat di lingkungan UNMA Banten. Tidak hanya menjadi agenda tahunan, kegiatan kurban juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga kampus sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekitar.
Rektor UNMA Banten, Prof. Dr. Andriansyah, M.Si., mengatakan bahwa Idul Adha merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, makna kurban tidak hanya terbatas pada penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika untuk senantiasa berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama.
"Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan dunia pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial yang tinggi," ujar Andriansyah.
Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan memiliki rasa kemanusiaan. Karena itu, kegiatan kurban harus menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan secara nyata di lingkungan kampus.
"Kampus tidak boleh hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Kampus juga harus hadir sebagai institusi yang mampu memberikan solusi sosial dan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya," katanya.
Andriansyah berharap semangat pengorbanan yang diajarkan dalam Idul Adha dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat serta meningkatkan rasa empati terhadap berbagai persoalan sosial yang ada.
Sementara itu, Wakil Rektor II UNMA Banten, Nur Aziz Hakim, S.H., M.M., M.Kn., menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi seluruh keluarga besar kampus.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan berbagai pihak lainnya menjadi modal penting dalam membangun budaya sosial yang positif di lingkungan perguruan tinggi.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong dan semangat berbagi masih sangat kuat di lingkungan UNMA. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga manfaat kurban dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas," ujarnya.
Nur Aziz menambahkan bahwa daging kurban akan didistribusikan secara tertib dan merata kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, petugas kampus, serta masyarakat sekitar yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Ia menilai kurban merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang nyata dan harus terus dijaga sebagai budaya bersama di lingkungan kampus.
Di sisi lain, panitia pelaksana memastikan seluruh proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan sesuai syariat Islam dengan tetap memperhatikan standar kebersihan dan kesehatan.
Proses pemotongan hewan kurban melibatkan panitia khusus yang telah dibentuk oleh kampus sehingga seluruh tahapan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijriah ini, UNMA Banten kembali menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam kehidupan kampus.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi simbol ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta semangat berbagi yang diharapkan terus tumbuh di kalangan sivitas akademika.
Dengan semangat Idul Adha, UNMA Banten berharap nilai keikhlasan, pengorbanan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama dapat semakin mengakar dalam kehidupan kampus dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Pandeglang dan sekitarnya. (Red)

.gif)