< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Wabup Tangerang Instruksikan Camat dan PKK Percepat Pendataan Isbat Nikah Terpadu untuk 1.000 Pasangan

Jumat, 15 Mei 2026 | Jumat, Mei 15, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-15T08:39:40Z

 


TANGERANG KONTAK BANTEN– Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menginstruksikan seluruh camat dan Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Tangerang untuk mempercepat proses pendataan program Isbat Nikah Terpadu. Program tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Isbat Nikah Terpadu di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/05/2026).

Program Isbat Nikah untuk Lindungi Hak Perempuan dan Anak

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa program Isbat Nikah Terpadu merupakan bentuk perlindungan hukum dan penertiban administrasi kependudukan bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Menurutnya, legalitas pernikahan sangat penting agar setiap anggota keluarga mendapatkan hak hukum yang jelas, termasuk akses administrasi pendidikan, layanan publik, hingga perlindungan hak waris.

“Program isbat nikah terpadu ini adalah bentuk perlindungan hukum dan tertib administrasi terhadap setiap keluarga, khususnya melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang. Saya minta kepada para camat dan seluruh jajarannya serta Tim Penggerak PKK agar mempercepat proses pendataan dan pendaftarannya,” ujar Intan.

Target 1.000 Pasangan Ikut Isbat Nikah Gratis

Program Isbat Nikah Terpadu tersebut menargetkan sekitar 1.000 pasangan suami istri di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan legalitas hukum pernikahan secara gratis.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pengadilan Agama Tigaraksa, Kementerian Agama, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Saya didampingi oleh Pengadilan Agama Tigaraksa, juga Dinas DPMPD, Dukcapil, dan Kementerian Agama juga akan hadir. Insya Allah akan mengadakan Isbat Nikah Terpadu bagi kurang lebih 1.000 pasang se-Kabupaten Tangerang dan gratis,” jelasnya.

Pernikahan Siri Dinilai Masih Banyak Terjadi

Wabup Intan mengungkapkan bahwa praktik pernikahan siri masih cukup banyak ditemukan di Kabupaten Tangerang, termasuk pada pasangan lanjut usia. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi di kemudian hari.

Ia menjelaskan, tanpa dokumen resmi pernikahan, anak-anak akan mengalami kesulitan dalam mengurus administrasi sekolah maupun dokumen kependudukan lainnya. Selain itu, perempuan juga rentan kehilangan perlindungan hukum, termasuk hak waris dan hak keluarga lainnya.

“Tanpa dokumen resmi, perlindungan perempuan dan anak-anak akan sulit mengakses administrasi sekolah, dan perempuan kehilangan perlindungan hak waris,” tegasnya.

Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi dan Permudah Birokrasi

Dalam kesempatan tersebut, Intan juga meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait untuk memperkuat sinergi dalam proses validasi data calon peserta agar berjalan cepat, akurat, dan tepat sasaran.

Menurutnya, pemerintah ingin memangkas kerumitan birokrasi serta biaya tinggi yang selama ini menjadi kendala masyarakat dalam memperoleh legalitas hukum pernikahan.

“Seluruh perangkat daerah dan pihak terkait harus terus membangun sinergi tanpa hambatan prosedur demi kelancaran proses persidangan terpadu bersama Pengadilan Agama Tigaraksa dan Kemenag. Kita ingin memangkas kerumitan birokrasi dan biaya tinggi agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dengan cara yang lebih mudah,” katanya.

Isbat Nikah Jadi Program Prioritas Pemkab Tangerang

Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa Isbat Nikah Terpadu menjadi salah satu program prioritas daerah dalam menjamin hak sipil masyarakat dan memberikan perlindungan hukum nyata bagi setiap keluarga.

Wabup Intan meminta seluruh data calon peserta segera dihimpun agar target 1.000 pasangan dapat tercapai sesuai agenda perayaan HUT Kabupaten Tangerang ke-394.

“Semua data calon peserta harus segera dihimpun dalam waktu singkat untuk menjamin target 1.000 pasangan tercapai sesuai agenda perayaan daerah,” pungkasnya.

Poin Penting Program Isbat Nikah Terpadu Kabupaten Tangerang

  • Pemkab Tangerang menargetkan 1.000 pasangan mengikuti isbat nikah gratis.
  • Program digelar dalam rangka HUT ke-394 Kabupaten Tangerang.
  • Isbat nikah bertujuan memberikan legalitas hukum pernikahan.
  • Fokus utama untuk melindungi hak perempuan dan anak.
  • Program melibatkan Pengadilan Agama Tigaraksa, Kemenag, Dukcapil, dan DPMPD.
  • Pendataan peserta diminta dipercepat oleh seluruh camat dan TP PKK.
  • Pemerintah ingin memangkas birokrasi dan mempermudah layanan hukum masyarakat.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update