HOUSTON – Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, menegaskan kekalahan telak 1-5 dari Netherlands national football team akan menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya untuk menghadapi laga berikutnya di ajang 2026 FIFA World Cup.
Bertanding di NRG Stadium, Sabtu waktu setempat, Swedia gagal membendung dominasi Belanda dalam laga Grup F. Hasil tersebut membuat posisi Swedia di klasemen sementara tergeser ke peringkat kedua dengan koleksi tiga poin, sementara Belanda mengambil alih puncak klasemen grup.
Potter mengaku tidak menyangka timnya akan mengalami kekalahan dengan selisih gol yang begitu besar. Namun, ia menilai hasil buruk tersebut dapat menjadi pelajaran berharga bagi skuadnya untuk memperbaiki berbagai kekurangan sebelum menghadapi pertandingan krusial berikutnya.
“Saya tidak menyangka pertandingan akan berjalan seperti ini, tetapi kami harus belajar dari pengalaman ini,” kata Potter usai pertandingan.
Menurut Potter, laga melawan Belanda membuka sejumlah kelemahan yang selama ini belum terlihat secara jelas. Salah satu masalah utama yang menjadi sorotannya adalah pertahanan di sektor sayap yang berkali-kali berhasil dieksploitasi lawan.
Belanda tampil sangat efektif dalam membangun serangan dari sisi lapangan. Tekanan yang terus diberikan membuat lini belakang Swedia kesulitan mengantisipasi pergerakan para pemain sayap lawan.
“Mereka sangat menyulitkan kami dari area sayap. Gol pertama berawal dari umpan panjang yang gagal kami antisipasi dengan baik,” ujarnya.
Dalam pertandingan tersebut, Belanda mencetak lima gol melalui penampilan impresif para pemain depannya. Dua gol dicetak oleh Brian Brobbey, dua gol lainnya dibukukan oleh Cody Gakpo, sementara satu gol tambahan disumbangkan oleh Crysencio Summerville. Swedia hanya mampu membalas satu gol dan tidak mampu mengimbangi agresivitas serangan Belanda sepanjang pertandingan.
Laga Hidup-Mati Kontra Jepang
Usai kekalahan tersebut, fokus Swedia kini tertuju pada pertandingan penting menghadapi Japan national football team di AT&T Stadium pada Jumat (26/6) pukul 06.00 WIB.
Pertandingan itu akan menjadi penentu langkah Swedia menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan akan menjaga peluang mereka untuk lolos ke fase gugur sekaligus membuka kesempatan merebut posisi puncak klasemen Grup F.
Potter berharap para pemainnya mampu bangkit dari kekalahan telak atas Belanda dan menunjukkan respons positif saat menghadapi Jepang. Ia menegaskan tim pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar kesalahan yang terjadi di Houston tidak terulang pada laga berikutnya.
Dengan persaingan Grup F yang semakin ketat, Swedia dituntut tampil lebih solid jika ingin menjaga asa melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

.gif)