< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Ekuador Bungkam Jerman, di Piala Dunia 2026, Die Mannschaft Tetap Lolos sebagai Juara Grup -

Jumat, 26 Juni 2026 | Jumat, Juni 26, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-26T16:23:27Z

 



EAST RUTHERFORD – Timnas Ekuador menciptakan salah satu kejutan terbesar di fase grup Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Jerman dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup E di MetLife Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB.

Kemenangan dramatis tersebut memastikan La Tri melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Sementara itu, Jerman tetap lolos ke fase gugur dengan status juara Grup E, meski harus menelan kekalahan pertamanya di turnamen.

Jerman Unggul Cepat Lewat Leroy Sané

Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Jerman langsung membuka keunggulan.

Memanfaatkan kelengahan lini belakang Ekuador, Leroy Sané sukses menjebol gawang lawan pada menit ke-2 dan membawa Die Mannschaft unggul 1-0.

Gol cepat tersebut sempat membuat Jerman diprediksi akan menguasai jalannya pertandingan seperti pada dua laga sebelumnya di fase grup.

Namun, Ekuador tidak panik. Anak asuh Sebastián Beccacece tetap bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam pertahanan Jerman.

Nilson Angulo Samakan Kedudukan

Perlawanan Ekuador membuahkan hasil hanya tujuh menit berselang.

Pada menit ke-9, Nilson Angulo melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Manuel Neuer.

Gol spektakuler tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan kepercayaan diri para pemain Ekuador.

Sejak saat itu, pertandingan berjalan semakin terbuka. Jerman mulai kesulitan menghadapi permainan cepat dan agresif yang diperagakan Ekuador.

Gonzalo Plata Jadi Pahlawan Kemenangan

Gol kemenangan Ekuador akhirnya lahir pada menit ke-77.

Berawal dari sepak pojok yang berhasil disundul Kevin Rodríguez, bola jatuh ke kaki Gonzalo Plata.

Dengan penyelesaian tenang menggunakan bagian luar kaki, Plata sukses menaklukkan Neuer dan membawa Ekuador berbalik unggul 2-1.

Gol tersebut disambut selebrasi meriah para pemain dan ribuan pendukung Ekuador yang memadati MetLife Stadium.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Jerman terus menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Namun pertahanan disiplin Ekuador mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

Pertahanan Solid Jadi Kunci

Keberhasilan Ekuador tidak hanya ditentukan oleh ketajaman lini depan, tetapi juga solidnya pertahanan.

Penjaga gawang Hernán Galíndez tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, sementara duet bek Piero Hincapié bersama rekan-rekannya mampu meredam serangan para pemain Jerman.

Di lini tengah, Moisés Caicedo kembali menjadi motor permainan dengan distribusi bola yang rapi serta kontribusi besar dalam memutus serangan lawan.

Sabrina Carpenter Jadi Sorotan di Tribun

Selain pertandingan yang berlangsung sengit, laga ini juga menarik perhatian karena kehadiran penyanyi pop Amerika Sabrina Carpenter di tribun VIP MetLife Stadium.

Pelantun lagu Espresso tersebut tampak menyaksikan pertandingan bersama sejumlah rekannya.

Foto-foto Sabrina Carpenter yang berada di stadion pun langsung beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan para penggemar sepak bola maupun musik.

Meski tidak memiliki hubungan resmi dengan FIFA maupun kedua tim yang bertanding, kehadiran penyanyi asal Amerika Serikat itu turut menambah semarak suasana pertandingan yang berakhir dengan kemenangan bersejarah Ekuador.

Klasemen Akhir Grup E

Hasil ini memastikan Jerman tetap finis sebagai juara Grup E dan melaju ke babak 32 besar, sementara Ekuador juga berhasil lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik setelah mengoleksi poin yang cukup untuk mengamankan tiket ke fase gugur.

Kemenangan atas salah satu raksasa sepak bola dunia tersebut menjadi modal berharga bagi Ekuador untuk menghadapi babak 32 besar sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu tim kejutan di Piala Dunia 2026.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update