< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Ledakan Diduga Sisa Rudal Perang Dunia II di Biak Tewaskan 5 Orang, Tim SAR Temukan Potongan Tubuh Korban

Selasa, 02 Juni 2026 | Selasa, Juni 02, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-02T15:32:09Z

 

Tim Jibom Gegana Polda Papua melakukan penyisiran lokasi ledakan (Humas Polres Biak)


BIAK – Insiden ledakan dahsyat yang diduga berasal dari sisa rudal aktif peninggalan Perang Dunia II mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.

Ledakan yang terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut menimbulkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga dan mengakibatkan korban jiwa. Peristiwa mengerikan itu bahkan terekam kamera CCTV yang memperlihatkan dentuman keras disertai puing bangunan yang beterbangan ke udara.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya lima orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Seluruh korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido pada Senin (1/6/2026).

Selain korban meninggal, hingga saat ini masih terdapat tiga orang yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Tim SAR Temukan Potongan Tubuh Korban

Proses pencarian korban terus dilakukan oleh tim SAR bersama aparat TNI dan Polri. Pada Senin (1/6/2026), tim berhasil menemukan 13 potongan tubuh yang diduga milik para korban ledakan.

Seluruh bagian tubuh tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Biak untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut guna memastikan identitas korban.

Polisi dan TNI Lakukan Investigasi

Sesaat setelah kejadian, aparat dari Polres Biak Numfor dan TNI langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu evakuasi korban.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua melakukan penyelidikan dan identifikasi penyebab ledakan.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas menemukan dua proyektil bom serta dua granat nanas yang telah dimodifikasi.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa ledakan berasal dari bahan peledak aktif peninggalan Perang Dunia II yang masih tersimpan dan belum meledak selama puluhan tahun.

Warga Diminta Jauhi Lokasi Ledakan

Kapolres Biak Numfor mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian karena masih berpotensi membahayakan keselamatan.

"Himbauan kita kepada masyarakat untuk tidak memasuki lokasi kejadian karena masih sangat berbahaya dan ini juga berlaku bagi aparat seluruhnya yang bertugas di lapangan," ujar AKBP Ari Trestiawan.

Diduga Berasal dari Sisa Amunisi Perang Dunia II

Pulau Biak diketahui menjadi salah satu wilayah yang memiliki sejarah pertempuran besar pada masa Perang Dunia II. Karena itu, tidak sedikit ditemukan sisa-sisa amunisi, bom, maupun rudal yang terkubur di sejumlah lokasi.

Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan jenis bahan peledak yang menjadi penyebab ledakan maut tersebut sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya benda berbahaya lain di sekitar lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa amunisi perang guna menghindari jatuhnya korban jiwa.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update