< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Lionel Messi Cetak Hattrick, Argentina Hajar Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026, Scaloni: Dia Tidak Pernah Berhenti Menginspirasi

Rabu, 17 Juni 2026 | Rabu, Juni 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-17T12:05:52Z

 


 

AS – Lionel Messi kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Di usia 39 tahun, kapten Timnas Argentina tersebut tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak hattrick saat Albiceleste mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Arrowhead Stadium.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia. Sementara bagi Messi, tiga gol yang dicetaknya semakin mempertegas statusnya sebagai pemain yang masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Penampilan gemilang Messi mendapat pujian langsung dari pelatih Lionel Scaloni. Menurutnya, apa yang ditunjukkan sang kapten sudah tidak lagi mengejutkan karena selama dua dekade terakhir Messi terus menghadirkan momen-momen luar biasa bagi Argentina maupun dunia sepak bola.

"Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan Messi. Selama 20 tahun dia membuat kami terbiasa menyaksikan momen-momen seperti ini dan dia terus menginspirasi siapa pun yang melihatnya bermain," ujar Scaloni dalam konferensi pers usai pertandingan.

Argentina Langsung Menekan Sejak Menit Awal

Sejak peluit pertandingan dibunyikan, Argentina tampil agresif dengan menguasai penguasaan bola dan mendikte jalannya pertandingan. Messi yang mengenakan ban kapten terlihat aktif bergerak mencari ruang dan membangun serangan bersama Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, dan Julian Alvarez.

Bahkan ketika pertandingan baru berjalan lima menit, Messi sebenarnya sudah berhasil mencetak gol. Berawal dari sebuah skema serangan cepat, bola berhasil diselesaikan dengan baik oleh pemain berjuluk La Pulga tersebut.

Namun kegembiraan Argentina tidak berlangsung lama. Wasit menganulir gol tersebut setelah pemeriksaan menunjukkan Messi berada dalam posisi offside saat menerima umpan.

Meski demikian, gol yang dianulir itu menjadi pertanda bahwa lini pertahanan Aljazair akan menghadapi malam yang panjang menghadapi agresivitas Argentina.

Gol Spektakuler Messi Pecah Kebuntuan

Setelah terus menekan selama lebih dari 15 menit, Argentina akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-17.

Gol bermula dari umpan akurat Rodrigo De Paul yang mengalir ke arah Messi di luar kotak penalti. Tanpa ragu, Messi langsung melepaskan tendangan kaki kiri yang keras dan terarah.

Bola melesat menuju pojok kiri atas gawang dan gagal dijangkau kiper Aljazair. Gol indah tersebut langsung membuat para pendukung Argentina yang memadati stadion bergemuruh.

Keunggulan 1-0 membuat Argentina semakin nyaman memainkan tempo pertandingan. Sebaliknya, Aljazair dipaksa lebih banyak bertahan dan sesekali mencoba melakukan serangan balik.

Aljazair Kesulitan Keluar dari Tekanan

Sepanjang babak pertama, Argentina mendominasi hampir seluruh aspek permainan. Penguasaan bola, jumlah peluang, hingga intensitas serangan semuanya berada di bawah kendali tim asuhan Lionel Scaloni.

Aljazair sebenarnya beberapa kali mencoba membangun serangan melalui sektor sayap. Namun solidnya pertahanan Argentina membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Argentina tetap bertahan.

Messi Manfaatkan Bola Muntah untuk Cetak Gol Kedua

Memasuki babak kedua, Argentina tidak menurunkan intensitas serangan. Mereka terus menekan demi mencari gol tambahan yang dapat mengamankan kemenangan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-60. Alexis Mac Allister mendapatkan peluang emas melalui tembakan keras dari luar kotak penalti.

Penjaga gawang Aljazair sebenarnya mampu menepis bola tersebut. Namun bola muntah mengarah tepat ke posisi Messi yang berdiri bebas di depan gawang.

Dengan naluri tajam sebagai seorang pencetak gol, Messi langsung menyambar bola dan mengirimkannya ke dalam gawang.

Gol kedua tersebut membuat Argentina unggul 2-0 dan semakin mengendalikan jalannya pertandingan.

Hattrick Messi Tutup Kemenangan Albiceleste

Ketika Aljazair berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan, Messi kembali menunjukkan kualitas kelas dunianya.

Pada menit ke-76, sang kapten menerima bola di area berbahaya sebelum melakukan kontrol sempurna. Dengan ketenangan yang menjadi ciri khasnya, Messi melepaskan tendangan terukur ke sudut kanan bawah gawang.

Kiper Aljazair kembali tidak mampu berbuat banyak. Bola meluncur mulus masuk ke gawang dan mengubah skor menjadi 3-0.

Gol tersebut sekaligus memastikan hattrick bagi Messi dan mengunci kemenangan telak Argentina atas Aljazair.

Para pemain Argentina langsung memberikan selamat kepada sang kapten, sementara ribuan suporter yang hadir memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk penghormatan terhadap penampilan luar biasa yang ditunjukkan legenda hidup sepak bola tersebut.

Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia

Selain mencetak tiga gol, pertandingan melawan Aljazair juga menjadi momen bersejarah bagi Messi.

Pemain kelahiran Rosario itu resmi menjadi pesepak bola pertama dalam sejarah yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi, ketahanan fisik, dan kualitas luar biasa yang dimilikinya selama lebih dari dua dekade berkarier di level internasional.

Rekor tersebut menambah panjang daftar pencapaian Messi yang sebelumnya telah memenangkan berbagai gelar bergengsi, termasuk trofi Piala Dunia bersama Argentina.

Messi Masuk Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026

Tambahan tiga gol ke gawang Aljazair juga membuat Messi langsung merangsek ke papan atas daftar pencetak gol sementara Piala Dunia 2026.

Ketajaman sang kapten menjadi kabar baik bagi Argentina yang datang ke turnamen ini dengan target mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

Dengan performa seperti yang ditunjukkan saat menghadapi Aljazair, Messi kembali membuktikan bahwa dirinya masih menjadi senjata utama Albiceleste dalam menghadapi persaingan ketat di Piala Dunia.

Scaloni Minta Tim Tetap Fokus

Meski puas dengan kemenangan meyakinkan atas Aljazair, Lionel Scaloni mengingatkan para pemainnya agar tidak cepat berpuas diri.

Menurutnya, perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 masih panjang dan setiap pertandingan harus dihadapi dengan fokus yang sama.

"Kami menjalani turnamen ini satu pertandingan demi satu pertandingan. Tim sangat senang karena banyak pemain mendapat kesempatan tampil. Kami berharap bisa memenangkan laga berikutnya agar seluruh pemain kembali mendapat kesempatan pada pertandingan ketiga fase grup," ujar Scaloni.

Kemenangan 3-0 atas Aljazair membuat Argentina semakin percaya diri menatap pertandingan berikutnya. Dengan Messi yang masih tampil luar biasa di usia 39 tahun, peluang Albiceleste untuk melangkah jauh dan kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia semakin terbuka lebar.

Malam di Arrowhead Stadium pun sekali lagi menjadi saksi bahwa Lionel Messi belum selesai. Saat banyak pemain seusianya telah meninggalkan panggung tertinggi sepak bola, sang legenda justru kembali tampil sebagai penentu kemenangan dan menunjukkan kepada dunia bahwa magisnya masih tetap hidup.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update