< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Program Sekolah Gratis Dongkrak IPM dan Rata-Rata Lama Sekolah di Banten, Ribuan Siswa Rasakan Manfaatnya

Minggu, 14 Juni 2026 | Minggu, Juni 14, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-14T08:08:32Z

 

Ilustrasi: Rata-rata Lama Sekolah Naik, Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Akses Pendidikan


 KOTA SERANG KONTAK BANTEN Program Sekolah Gratis yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai menunjukkan dampak positif terhadap sektor pendidikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat sejumlah indikator pendidikan mengalami peningkatan selama tahun 2025, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan rata-rata lama sekolah.

Peningkatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kebijakan pendidikan yang dijalankan Pemprov Banten mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Rata-Rata Lama Sekolah dan IPM Meningkat

Berdasarkan data BPS Provinsi Banten, rata-rata lama sekolah pada tahun 2025 mencapai 9,56 tahun. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 9,23 tahun.

Peningkatan juga terjadi pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banten yang naik dari 76,35 poin pada tahun 2024 menjadi 77,25 poin pada tahun 2025.

Kenaikan dua indikator tersebut dinilai tidak terlepas dari implementasi Program Sekolah Gratis yang mulai berjalan pada tahun 2025 dan menyasar sekolah swasta tingkat SMA, SMK, serta Sekolah Khusus (SKh).

Pada tahun pertama pelaksanaannya, program tersebut menjangkau 801 sekolah swasta dengan total penerima manfaat mencapai 60.705 siswa di seluruh Provinsi Banten.

Tahun Kedua Program Diperluas

Memasuki tahun ajaran 2026/2027, Pemprov Banten memperluas cakupan Program Sekolah Gratis.

Jika pada tahun pertama hanya diperuntukkan bagi siswa kelas X, kini program tersebut juga mencakup siswa kelas XI dengan jumlah kuota yang sama.

Tidak hanya itu, Pemprov Banten juga memperluas bantuan pendidikan ke jenjang Madrasah Aliyah (MA). Sebanyak 10.000 siswa MA di seluruh Banten akan menerima manfaat Program Sekolah Gratis pada tahun ajaran baru mendatang.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Sekolah Swasta Semakin Diminati

Program Sekolah Gratis tidak hanya membantu siswa dari keluarga kurang mampu, tetapi juga meningkatkan daya saing sekolah swasta yang selama ini sering kalah bersaing dengan sekolah negeri.

Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Buyung Tarmidzi, mengungkapkan jumlah peserta didik baru mengalami peningkatan signifikan sejak program tersebut diberlakukan.

“Sebelum adanya program itu, jumlah siswa yang mendaftar di sini sekitar 60 siswa. Setelah ada Program Sekolah Gratis, jumlah siswa baru meningkat menjadi 90 siswa untuk kelas X. Saat ini total siswa kami mencapai 146 orang,” kata Buyung.

Menurutnya, sebagian besar siswa tersebut merupakan calon peserta didik yang tidak tertampung di SMAN 1 dan SMAN 5 Ciputat.

Ia optimistis perluasan program pada tahun kedua akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah swasta.

“Program ini memotivasi tenaga pendidik untuk terus meningkatkan profesionalisme sehingga kualitas sekolah swasta ke depan bisa setara dengan sekolah negeri,” ujarnya.

Ringankan Beban Orang Tua

Manfaat Program Sekolah Gratis juga dirasakan langsung oleh para siswa dan keluarganya.

Zikri (17), siswa kelas X penerima manfaat program tersebut, mengaku sangat terbantu karena orang tuanya tidak lagi terbebani biaya pendidikan setiap bulan.

Menurutnya, sang ibu bekerja sebagai penjual ayam potong, sementara ayahnya berprofesi sebagai satpam.

“Biaya sekolah merupakan pengeluaran rutin yang cukup besar bagi keluarga kami. Dengan adanya program ini, orang tua menjadi lebih ringan,” katanya.

Hal senada disampaikan Kalita (17), siswi kelas X Jurusan Perkantoran di SMKS 17 Kota Cilegon.

Kalita mengaku sempat kecewa karena tidak diterima di sekolah negeri. Namun, rasa kecewa tersebut berubah menjadi syukur setelah mengetahui dirinya bisa menikmati Program Sekolah Gratis di sekolah swasta.

“Awalnya saya berpikir sekolah swasta pasti mahal karena ada biaya SPP dan berbagai kebutuhan lainnya. Alhamdulillah ternyata ada Program Sekolah Gratis dari Bapak Gubernur,” ujarnya.

Sementara itu, Syeril (16), siswa Jurusan Pemasaran, justru sengaja memilih sekolah swasta karena melihat kualitas pendidikan yang tidak kalah dengan sekolah negeri.

“Sekarang sama-sama gratis. Banyak juga lulusan sekolah swasta yang sukses. Tinggal bagaimana kita serius belajar,” katanya.

Pemprov Banten Komitmen Perluas Akses Pendidikan

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Program Sekolah Gratis merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang adil dan merata bagi masyarakat.

Menurutnya, pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing.

“Program Sekolah Gratis ini hadir untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat Banten,” kata Andra.

Selain membantu siswa, program tersebut juga memberikan manfaat bagi sekolah swasta. Dengan meningkatnya jumlah peserta didik, sekolah akan memperoleh tambahan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

“Termasuk juga untuk meningkatkan kesejahteraan para guru,” ujarnya.

Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan Banten

Andra Soni menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas pembangunan daerah di masa mendatang.

Semakin tinggi rata-rata lama sekolah masyarakat, maka semakin tinggi pula daya saing daerah dalam menghadapi perkembangan zaman dan persaingan global.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat. Generasi yang unggul dan berdaya saing hanya bisa dibentuk melalui dunia pendidikan,” tegasnya.

Poin Penting

  • IPM Banten naik dari 76,35 menjadi 77,25 pada tahun 2025.
  • Rata-rata lama sekolah meningkat dari 9,23 tahun menjadi 9,56 tahun.
  • Program Sekolah Gratis menjangkau 60.705 siswa di 801 sekolah swasta.
  • Tahun 2026 program diperluas untuk siswa kelas XI dan Madrasah Aliyah.
  • Sebanyak 10.000 siswa MA akan menerima manfaat program.
  • Sekolah swasta mengalami peningkatan jumlah peserta didik.
  • Program membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
  • Pemprov Banten menilai pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing daerah.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update