< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP Negeri di Tangsel Mulai Direalisasikan Tahun Ajaran 2026/2027

Jumat, 05 Juni 2026 | Jumat, Juni 05, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-05T02:37:54Z

 

Pemkot Tangsel menggratiskan seragam sekolah batik dan olahraga bagi siswa baru SD dan SMP negeri mulai tahun ajaran 2026. (Foto: Ilustrasi/Ist)

 

TANGSEL KONTAK BANTEN Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai merealisasikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru di sekolah negeri pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban pengeluaran orang tua saat memasuki masa tahun ajaran baru.

Bantuan seragam tersebut akan diberikan kepada siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD) Negeri, kelas 4 SD Negeri, dan kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan.

Adapun jenis seragam yang akan diberikan meliputi seragam batik sekolah dan pakaian olahraga, dengan pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

Pemkot Tangsel Mulai Anggarkan Bantuan Seragam Sekolah

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan program bantuan seragam gratis ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Menurut Pilar, kebutuhan perlengkapan sekolah sering kali menjadi salah satu pengeluaran terbesar yang harus dipersiapkan orang tua setiap kali memasuki tahun ajaran baru.

“Tahun ini Tangsel mulai menganggarkan bantuan seragam sekolah. Tahap awal diberikan untuk siswa kelas 1 SD, kelas 4 SD, dan kelas 7 SMP. Yang diberikan adalah seragam batik dan baju olahraga,” ujar Pilar saat meninjau SDN Babakan 1, Kecamatan Setu, Kamis (5/6/2026).

Ia menjelaskan, program tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pemkot Tangsel memilih memulai bantuan dari seragam batik dan pakaian olahraga karena dinilai dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dilaksanakan Bertahap Sesuai Kemampuan Anggaran Daerah

Pilar mengakui, idealnya seluruh kebutuhan seragam sekolah dapat dipenuhi pemerintah. Namun, untuk tahap awal, Pemkot Tangsel fokus memberikan bantuan yang paling memungkinkan untuk direalisasikan terlebih dahulu.

“Harapannya tentu bisa semuanya. Tapi kita mulai dulu secara bertahap. Yang penting program ini dapat membantu dan meringankan beban orang tua,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mengevaluasi program tersebut agar ke depan cakupan bantuan dapat diperluas sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

Banyak Orang Tua Keluhkan Biaya Perlengkapan Sekolah

Pilar mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya sering menerima aspirasi dan masukan dari masyarakat terkait tingginya biaya perlengkapan sekolah, terutama pembelian seragam baru bagi siswa yang naik jenjang pendidikan.

Meski sekolah negeri tidak memungut biaya pendidikan, kebutuhan perlengkapan seperti seragam, sepatu, tas, hingga alat tulis tetap menjadi beban tambahan bagi sebagian keluarga.

Karena itu, Pemkot Tangsel menilai perlu hadir memberikan solusi melalui program bantuan seragam gratis.

“Banyak orang tua yang menyampaikan soal kebutuhan seragam sekolah. Kami melihat kondisi ekonomi masyarakat yang beragam, sehingga pemerintah hadir memberikan perhatian agar mereka merasa lebih terbantu,” ungkapnya.

Pendidikan Tetap Menjadi Prioritas Pembangunan Tangsel

Lebih lanjut, Pilar menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan Kota Tangerang Selatan.

Menurutnya, meskipun pemerintah juga harus membiayai berbagai sektor lain seperti infrastruktur, kesehatan, dan pelayanan publik, kebutuhan pendidikan anak-anak tetap menjadi perhatian utama.

“Pendidikan tetap menjadi nomor satu untuk anak-anak kita. Karena itu kami berupaya terus menghadirkan program yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegas Pilar.

Seragam Batik Akan Menjadi Identitas Sekolah di Tangsel

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, menjelaskan bahwa seragam yang diberikan kepada siswa terdiri dari seragam batik dan pakaian olahraga.

Khusus untuk seragam batik, Pemkot Tangsel akan menerapkan desain yang sama untuk seluruh sekolah negeri sebagai identitas bersama sekolah-sekolah di Kota Tangerang Selatan.

“Untuk seragam batik akan dibuat seragam sebagai identitas sekolah di Kota Tangerang Selatan. Jadi seluruh sekolah menggunakan desain yang sama,” jelas Deden.

Saat ini, Dindikbud Kota Tangsel tengah mempersiapkan berbagai tahapan pelaksanaan program, termasuk proses pengadaan dan distribusi seragam kepada para siswa penerima manfaat.

Distribusi Dimulai Menjelang Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Pemkot Tangsel menargetkan bantuan seragam gratis mulai didistribusikan menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2026.

Melalui program ini, pemerintah berharap kebutuhan perlengkapan sekolah siswa dapat lebih terpenuhi, sekaligus membantu mengurangi beban biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua pada awal tahun ajaran.

Poin Penting Program Seragam Gratis Tangsel 2026

  • Diberikan kepada siswa kelas 1 SD Negeri, kelas 4 SD Negeri, dan kelas 7 SMP Negeri.
  • Bantuan berupa seragam batik dan pakaian olahraga.
  • Pendanaan berasal dari APBD Kota Tangerang Selatan melalui Bosda.
  • Program mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027.
  • Seragam batik akan menggunakan desain yang sama sebagai identitas sekolah di Tangsel.
  • Distribusi bantuan dijadwalkan sebelum masuk sekolah pada Juli 2026.
  • Program bertujuan membantu meringankan beban biaya pendidikan orang tua.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update