< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Prabowo-Gibran Capai 74,2 Persen, Kepuasan Kinerja 72,2 Persen

Jumat, 05 Juni 2026 | Jumat, Juni 05, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-05T08:33:52Z

 

Peneliti Utama Poltracking Masduri Amrawi saat merilis survei nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo-Gibran, Senin (13/4/2026). (Foto: Bakom RI)

 

JAKARTA KONTAK BANTEN– Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 74,2 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah berada di angka 72,2 persen.

Data tersebut terungkap dalam hasil survei terbaru yang dirilis Poltracking Indonesia, yang dilakukan pada Mei 2026 terhadap 1.220 responden di berbagai wilayah Indonesia.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengatakan mayoritas masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Bila digabungkan antara responden yang sangat percaya dan cukup percaya, tingkat kepercayaan publik mencapai 74,2 persen," kata Masduri dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Poltracking, Kamis (4/6/2026).

Mayoritas Publik Masih Percaya

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 8 persen responden menyatakan sangat percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, sedangkan 66,2 persen lainnya mengaku cukup percaya.

Di sisi lain, terdapat 20,6 persen responden yang menyatakan kurang percaya dan 1,5 persen yang menyatakan tidak percaya. Dengan demikian, total responden yang memiliki tingkat kepercayaan rendah terhadap pemerintahan mencapai 22,3 persen.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa kelompok masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada pemerintah masih mendominasi dibandingkan kelompok yang menyatakan keraguan atau ketidakpercayaan.

Tingkat Kepuasan Kinerja Tembus 72,2 Persen

Selain mengukur tingkat kepercayaan, survei juga menilai kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan selama beberapa bulan pertama masa kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Hasilnya, sebanyak 72,2 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah. Angka tersebut terdiri atas 6,2 persen sangat puas dan 66 persen puas.

Sementara itu, sebanyak 23,2 persen responden mengaku kurang puas dan 1,9 persen menyatakan sangat tidak puas terhadap kinerja pemerintah.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap berbagai program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah.

Generasi Z Menjadi Kelompok Paling Puas

Salah satu temuan menarik dalam survei Poltracking adalah tingginya tingkat kepuasan dari kelompok Generasi Z atau responden berusia 22 tahun ke bawah.

Kelompok ini mencakup 22,9 persen dari total responden survei dan mencatat tingkat kepuasan tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Sebanyak 78,6 persen responden Gen Z mengaku puas terhadap kinerja pemerintahan, sedangkan 20,5 persen menyatakan tidak puas.

"Untuk Generasi Z yang puas terhadap kinerja pemerintahan berada di angka 78,6 persen, sementara yang tidak puas 20,5 persen," ujar Masduri.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa hampir delapan dari sepuluh responden Gen Z memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kepuasan Antar Generasi

Sementara itu, pada kelompok Milenial berusia 23 hingga 40 tahun yang mencakup 33,6 persen responden, tingkat kepuasan terhadap pemerintah tercatat sebesar 69,2 persen, sedangkan 28,3 persen menyatakan tidak puas.

Pada kelompok Generasi X berusia 41 hingga 52 tahun dengan proporsi 28,1 persen responden, sebanyak 71,1 persen mengaku puas dan 23,7 persen tidak puas.

Adapun kelompok Baby Boomers berusia 53 hingga 71 tahun mencatat tingkat kepuasan sebesar 69,5 persen, sementara 29,8 persen menyatakan tidak puas.

Secara keseluruhan, seluruh kelompok usia yang disurvei menunjukkan tingkat kepuasan di atas 60 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa dukungan terhadap kinerja pemerintah relatif merata di berbagai kelompok generasi.

TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya

Dalam survei yang sama, Poltracking juga mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap berbagai lembaga negara.

Hasilnya menempatkan Tentara Nasional Indonesia sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan tertinggi, yakni 79 persen.

Posisi berikutnya ditempati lembaga kepresidenan dengan tingkat kepercayaan 74,5 persen, disusul Badan Pengawas Pemilihan Umum sebesar 71,3 persen.

Sebaliknya, tingkat kepercayaan terendah tercatat pada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, kemudian Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Tingkat kepercayaan rendah di urutan pertama ada DPR, kemudian Polri," kata Masduri.

Metodologi Survei

Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 11–17 Mei 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Penelitian menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

Dengan jumlah sampel tersebut, survei memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai persepsi publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran pada tahun pertama masa kepemimpinannya, sekaligus menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat masih berada pada level yang relatif tinggi. (Red)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update