![]() |
LEBAK, KONTAK BANTEN – Operasi pencarian terhadap wisatawan asal Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang hilang akibat terseret arus di Pantai Tanah Bereum (Pasput), Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Putra (21) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan pada Minggu (28/6/2026), setelah dua hari dilakukan pencarian intensif.
Korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian setelah Tim SAR gabungan melakukan penyisiran melalui jalur laut dan pesisir pantai sejak Sabtu (27/6/2026). Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak, TNI, Polri, Balawista, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat.
Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, SH, membenarkan bahwa korban telah ditemukan.
"Alhamdulillah korban sudah diketemukan. Informasi lengkap akan disampaikan menyusul," ujarnya singkat.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas itu bermula pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Putra bersama rekannya, Bilal (21), datang berwisata ke Pantai Tanah Bereum atau yang dikenal masyarakat sebagai Pantai Pasput di Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara.
Saat menikmati suasana pantai, keduanya memutuskan untuk berenang di laut. Namun tanpa disadari, mereka masuk ke area yang memiliki arus bawah laut cukup kuat sehingga keduanya terseret arus.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Bilal berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat, sedangkan Putra hilang terbawa arus sebelum sempat dievakuasi.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian dan Tim SAR untuk dilakukan operasi pencarian.
Pencarian Berlangsung Dua Hari
Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak bersama unsur gabungan segera menuju lokasi dan melakukan pencarian.
Penyisiran dilakukan di sepanjang bibir pantai hingga perairan sekitar lokasi korban diduga tenggelam. Memasuki hari kedua, kondisi cuaca yang cukup bersahabat membantu proses pencarian sehingga tim berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah kemudian dievakuasi dari lokasi penemuan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Balawista Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan
Ketua Balawista Lebak, Erwin Komara Suka, mengimbau seluruh wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya di pesisir selatan Kabupaten Lebak yang dikenal memiliki karakter ombak tinggi dan arus bawah laut yang kuat.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cerah tidak selalu menunjukkan laut dalam keadaan aman. Arus bawah laut dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan pengunjung yang berenang terlalu jauh dari bibir pantai.
"Kami mengingatkan wisatawan agar tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai, selalu memperhatikan kondisi laut, mematuhi rambu-rambu keselamatan, serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi wisata," katanya.
Ia juga mengajak seluruh pengunjung untuk mengutamakan keselamatan selama berwisata dan tidak mengabaikan peringatan yang telah disampaikan petugas. Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada saat berkunjung ke kawasan wisata pantai, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

.gif)