< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Cristiano Ronaldo Resmi Akhiri Karier di Piala Dunia, Portugal Tersingkir usai Kalah Dramatis dari Spanyol

Selasa, 07 Juli 2026 | Selasa, Juli 07, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-07T11:30:07Z

 


 

JAKARTA, KONTAK BANTEN – Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia resmi berakhir setelah Timnas Portugal tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Selecao das Quinas harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 di AT&T Stadium, Arlington, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Gol semata wayang Spanyol dicetak oleh Mikel Merino pada masa injury time babak kedua. Gol tersebut menggagalkan harapan Portugal untuk membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu.

Kekalahan ini sekaligus menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia. Sebelumnya, megabintang berusia 41 tahun itu telah memastikan dirinya tidak akan tampil pada Piala Dunia 2030, yang akan digelar di Portugal, Spanyol, dan Maroko.

Ronaldo menutup kiprahnya sebagai pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Bersama Timnas Portugal, ia telah mengoleksi 146 gol dari 233 penampilan, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional tersebut.

Dalam konferensi pers sebelum laga melawan Spanyol, Ronaldo mengaku telah memberikan seluruh kemampuannya untuk Portugal.

"Hari itu akan tiba. Apa pun yang terjadi besok, Cristiano akan pergi dengan hati nurani yang bersih, bukan 100 persen, tetapi 1.000 persen. Karena saya telah memberikan segalanya untuk sepak bola," ujar Ronaldo.

Ronaldo Bangga dengan Warisannya Bersama Portugal

Usai pertandingan, Ronaldo tampak tak kuasa menahan air mata. Meski kecewa karena gagal membawa Portugal melangkah lebih jauh, ia tetap bangga dengan pencapaiannya selama lebih dari dua dekade membela negaranya.

"Aku sudah meraih tiga trofi bersama Portugal. Sebelum ada Cristiano, Portugal tidak memenangkan apa pun," kata Ronaldo seperti dikutip dari ESPN.

Ia menilai gelar Piala Eropa 2016 menjadi pencapaian paling berkesan dalam karier internasionalnya.

"Trofi terbaik adalah Euro 2016 yang rasanya seperti menjadi juara dunia."

Selain menjuarai Euro 2016, Ronaldo juga mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2019 dan 2025 untuk Portugal. Sementara prestasi terbaiknya di Piala Dunia adalah membawa Portugal mencapai semifinal pada edisi 2006.

Meski tidak lagi tampil di Piala Dunia, Ronaldo masih berpeluang memperkuat Portugal pada Euro 2028.

"Aku sudah memberikan yang terbaik untuk Portugal. Besok adalah hari baru dan hidup harus terus berjalan," tuturnya.

Bruno Fernandes Akui Portugal Kehilangan Permainan

Gelandang Portugal, Bruno Fernandes, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Menurutnya, Portugal tampil baik pada babak pertama, tetapi kehilangan keberanian bermain setelah turun minum.

"Jelas kami sedih. Kami datang ke sini dengan tujuan memenangkan semuanya, tetapi sayangnya kami tidak berada di level terbaik," ujar Fernandes, dikutip dari situs resmi FIFA.

Ia menilai Portugal terlalu banyak bertahan di babak kedua sehingga memberi ruang bagi Spanyol untuk terus menekan.

"Kami bermain lebih baik di babak pertama. Namun di babak kedua kami bertahan terlalu rendah. Cepat atau lambat, jika seperti itu, Anda akan kebobolan. Spanyol memang tim berkualitas, tetapi jika kami mempertahankan permainan seperti babak pertama, hasilnya mungkin berbeda."

Roberto Martinez Tinggalkan Timnas Portugal

Kekalahan dari Spanyol juga menandai berakhirnya masa kepelatihan Roberto Martinez bersama Timnas Portugal. Kontrak pelatih asal Spanyol tersebut resmi berakhir usai pertandingan.

Martinez menyebut sudah saatnya Portugal memasuki babak baru dengan pelatih yang berbeda.

"Ini adalah akhir dari sebuah siklus dan penting untuk memiliki suara baru sekarang. Presiden memiliki hak untuk memilih pelatihnya sendiri," kata Martinez seperti dikutip The Athletic.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Portugal atas dukungan yang diberikan selama tiga setengah tahun terakhir.

"Fokus saya ketika datang ke Portugal adalah memenangkan Piala Dunia. Tanpa mampu meraihnya, saya rasa tidak ada alasan untuk terus melanjutkan. Saya akan selalu membawa kenangan indah selama menangani Portugal."

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update