
CILEGON, KONTAK BANTEN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon mengirimkan armada dan personel untuk membantu proses pemadaman kebakaran besar yang melanda Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan sinergi antardaerah dalam penanganan bencana kebakaran di Provinsi Banten.
Atas arahan Wali Kota Cilegon, Robinsar, DPKP Kota Cilegon mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, masing-masing satu unit dari Damkar Kota Cilegon dan satu unit milik Krakatau Sarana Properti (KSP), serta sembilan personel menuju lokasi kebakaran pada Kamis (2/7/2026).
Tim diberangkatkan sekitar pukul 19.38 WIB dan bergabung dengan petugas pemadam dari berbagai daerah untuk mempercepat upaya pengendalian api yang membakar kawasan TPSA Jatiwaringin.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, A. Muiz, mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan bantuan sekaligus arahan langsung dari Wali Kota Cilegon agar turut membantu penanganan kebakaran di Kabupaten Tangerang.
"Kami mendapat arahan dari Bapak Wali Kota Cilegon agar Damkar Kota Cilegon turut membantu proses pemadaman kebakaran di TPSA Jatiwaringin. Untuk itu kami mengirimkan dua unit mobil pemadam beserta sembilan personel guna membantu proses pemadaman di lokasi," ujar A. Muiz.
Kebakaran TPSA Memiliki Tingkat Kesulitan Tinggi
Menurut A. Muiz, kebakaran yang terjadi di area tempat pembuangan sampah memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kebakaran pada bangunan atau permukiman. Tumpukan sampah yang luas serta material yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar dan sulit dipadamkan.
Selain itu, bara api sering kali masih tersimpan di lapisan bawah tumpukan sampah sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dan harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak kembali menyala.
"Kebakaran di lokasi tempat pembuangan sampah memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena api sangat mudah merambat ke berbagai titik. Karena itu dibutuhkan kerja sama dan kekuatan personel dari berbagai daerah agar proses pemadaman dapat berjalan lebih efektif," jelasnya.
Wujud Solidaritas Antarwilayah
A. Muiz menegaskan, keterlibatan Damkar Kota Cilegon dalam operasi pemadaman tersebut merupakan bentuk solidaritas antarpemadam kebakaran di Provinsi Banten.
Menurutnya, ketika terjadi bencana berskala besar, koordinasi lintas daerah menjadi faktor penting untuk mempercepat penanganan di lapangan.
"Ini merupakan bentuk solidaritas kami sesama pemadam kebakaran untuk saling membantu demi mempercepat penanganan bencana serta melindungi keselamatan masyarakat," katanya.
Ia memastikan Damkar Kota Cilegon siap memberikan bantuan kepada pemerintah kabupaten maupun kota lain di Provinsi Banten apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Pemkot Cilegon Perkuat Kolaborasi Penanganan Bencana
Melalui pengerahan armada dan personel ke Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas daerah dalam penanggulangan bencana.
Kerja sama antardaerah dinilai menjadi langkah strategis agar setiap kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya dapat ditangani secara cepat, efektif, dan terpadu, sehingga risiko terhadap keselamatan masyarakat serta kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
.gif)