PANDEGLANG KONTAK BANTEN – Kodim 0601/Pandeglang bersama Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Siber Foundation menyalurkan 50 ribu liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di lima desa di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (22/7/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang menyebabkan sejumlah sumur warga mengering.
Lima Desa Terdampak Kekeringan
Salah satu titik pendistribusian berada di Kampung Pamburangan, Desa Pasirgadung, yang telah mengalami kesulitan air bersih selama beberapa bulan terakhir.
Selain banyak sumur yang mengering, sumber air yang masih tersedia juga mulai keruh dan tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Warga Terpaksa Antre dan Membeli Air
Seorang warga Kampung Pamburangan, Tuti, mengatakan desanya telah mengalami kekeringan selama sekitar dua bulan.
Menurutnya, setiap hari warga harus mengantre di satu-satunya sumur yang masih mengeluarkan air. Namun, debit air sangat terbatas sehingga tidak semua warga bisa mendapatkannya.
"Sudah dua bulan kami mengalami kekeringan. Tiap pagi antre air di satu sumur, itu juga kadang tidak kebagian. Air sumur masih bisa dikonsumsi, tetapi rasanya tidak enak, asin," ujarnya.
Akibat sulitnya memperoleh air bersih, sebagian warga terpaksa membeli air untuk kebutuhan minum dan memasak dengan harga sekitar Rp5.000 per galon, sehingga menambah beban ekonomi keluarga.
Bagian dari Program TMMD Ke-129
Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, yang didampingi Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus bagian dari sasaran nonfisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 di Kecamatan Patia.
"Untuk mengatasi kebutuhan mendesak masyarakat, kami mendorong pendistribusian air bersih menggunakan beberapa mobil tangki ke titik-titik yang mengalami kekeringan. Hari ini air sudah kami salurkan ke sejumlah lokasi yang membutuhkan," kata Brigjen TNI Daru.
50 Ribu Liter Air Disalurkan Bertahap
Brigjen Daru menjelaskan, sebanyak 50 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke lima desa menggunakan beberapa mobil tangki berkapasitas 5.000 hingga 6.000 liter.
Ia menegaskan pendistribusian air bersih akan dilakukan secara bertahap selama musim kemarau masih berlangsung.
"Kurang lebih 50 ribu liter air bersih sudah kami distribusikan. Ke depan, Dandim akan menjadwalkan pendistribusian air bersih secara bertahap agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau," jelasnya.
Warga Berharap Bantuan Terus Berlanjut
Bantuan air bersih disambut antusias oleh masyarakat. Warga berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan hingga musim kemarau berakhir, sehingga kebutuhan air untuk minum, memasak, mandi, dan keperluan sehari-hari tetap terpenuhi.

.gif)