LEBAK KONTAK BANTEN Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Untuk membantu warga terdampak, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) menyalurkan sebanyak 9.000 liter air bersih ke tiga desa di Kecamatan Warunggunung.
Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan tiga armada mobil tangki yang masing-masing mengangkut 3.000 liter air. Air bersih disalurkan kepada warga di Desa Banjarsari, Desa Sukaraja, dan Desa Jagabaya, yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat menyusutnya sumber air selama musim kemarau.
Air bersih itu diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti air minum, memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya.
BBWS C3 Siaga Hadapi Dampak Kekeringan
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold P. Ritiauw, menginstruksikan seluruh unit kerja agar bergerak cepat dalam menangani dampak kekeringan yang mulai terjadi di berbagai daerah.
Menurutnya, percepatan penanganan diperlukan agar masyarakat maupun sektor pertanian tidak mengalami krisis air yang lebih parah.
"Prioritas utama kami memastikan masyarakat maupun lahan pertanian tidak mengalami kekurangan air akibat keterlambatan penanganan," kata Arnold dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
BBWS C3 Siapkan Pompa Air dan Mobil Tangki
Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana, mengatakan seluruh peralatan pendukung penanganan kekeringan telah disiagakan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.
Pihaknya telah menyiapkan pompa air serta armada mobil tangki yang siap dioperasikan kapan saja apabila permintaan distribusi air terus bertambah.
"Kami menyiapkan pompa air dan mobil tangki dalam kondisi siap operasi. Tim juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Pertanian, dan BPBD untuk mempercepat distribusi air bersih, termasuk meminjam armada tambahan jika diperlukan," ujar Dedi.
Distribusi Air Bersih Akan Terus Dipantau
BBWS C3 memastikan akan terus memantau perkembangan musim kemarau dan dampak kekeringan di wilayah kerjanya. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga terus dilakukan agar penyaluran bantuan air bersih dapat menjangkau daerah yang paling membutuhkan.
Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, langkah tersebut juga bertujuan meminimalkan dampak kekeringan terhadap aktivitas warga dan sektor pertanian selama musim kemarau berlangsung.

.gif)