JOMBANG KONTAK BANTEN – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memastikan kesiapan akomodasi bagi ribuan peserta yang akan menghadiri muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–30 Agustus 2026. Sebanyak 3.370 kamar telah disiapkan untuk menampung para muktamirin yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan persiapan terus dimatangkan secara bertahap. Selain akomodasi, panitia juga menyiapkan konsumsi, lokasi persidangan, transportasi, distribusi logistik, hingga sistem pengamanan.
"Tambakberas siap menyambut para peserta Muktamar ke-35 NU. Seluruh kebutuhan mulai dari akomodasi, konsumsi, tempat persidangan, transportasi, hingga pengamanan terus kami matangkan," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).
Ribuan Kamar Dilengkapi Fasilitas Pendukung
Gus Ipul menjelaskan, 3.370 kamar yang tersedia tersebar di sejumlah gedung di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Seluruh kamar telah dilengkapi pendingin ruangan (AC) dan fasilitas toilet untuk menunjang kenyamanan peserta selama mengikuti muktamar.
Selain tempat menginap, panitia juga menyediakan layanan konsumsi berupa tiga kali makan dan dua kali makanan ringan setiap hari bagi seluruh peserta.
Persiapan juga mencakup penataan ruang sidang, lokasi pembukaan, sistem transportasi, distribusi logistik, hingga pengaturan arus kedatangan dan kepulangan peserta.
Pengamanan Libatkan 200–400 Personel Banser
Untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan, panitia akan menyiagakan sekitar 200 hingga 400 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di sejumlah titik strategis selama pelaksanaan muktamar.
"Pengamanan menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian muktamar berlangsung aman, tertib, dan nyaman," kata Gus Ipul.
Panitia juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jombang. Dalam dua pekan ke depan akan digelar rapat koordinasi besar, sementara koordinasi teknis antarbidang dilakukan setiap hari, baik secara langsung maupun virtual.
Menurut Gus Ipul, dukungan dari berbagai pihak menjadi modal penting untuk menyukseskan Muktamar ke-35 NU sehingga dapat berlangsung tertib, lancar, membawa kegembiraan, sekaligus keberkahan bagi seluruh warga Nahdliyin.
Muktamar Jadi Momentum Kembali kepada Muassis NU
Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU, Prof. Mohammad Nuh, mengatakan penyelenggaraan muktamar di Tambakberas memiliki makna historis dan simbolis. Setelah NU memasuki usia satu abad, pelaksanaan muktamar di pesantren tersebut menjadi momentum untuk kembali bersilaturahmi kepada para muassis atau pendiri NU.
"Sudah 100 tahun, sekarang kita kembali kepada muassis. Karena lokasi muktamar berada di Tambakberas, ini sekaligus menjadi momentum untuk bersilaturahmi kepada para muassis," ujarnya.
Prof. Nuh berharap Muktamar ke-35 NU berlangsung dalam suasana yang sejuk, guyub, dan penuh kegembiraan. Menurutnya, penghormatan terbaik kepada para pendiri NU adalah menghadirkan muktamar yang berkualitas, bermartabat, serta menjunjung tinggi persaudaraan.
Ia juga mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dan seluruh panitia lokal yang dinilai menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyambut hajatan terbesar warga Nahdliyin tersebut.
Poin utama berita:(GUS.IF)
- Muktamar ke-35 NU digelar di Tambakberas, Jombang, pada 27–30 Agustus 2026.
- Panitia menyiapkan 3.370 kamar lengkap dengan AC dan toilet.
- Peserta mendapat fasilitas 3 kali makan dan 2 kali makanan ringan setiap hari.
- Pengamanan melibatkan 200–400 personel Banser.
- Muktamar dimaknai sebagai momentum NU "kembali kepada muassis" setelah memasuki usia satu abad.

.gif)